IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BADAN USAHA MILIK DESA DALAM MENINGKATKAN POTENSI WISATA GUNA MEWUJUDKAN KETAHANAN EKONOMI DAERAH (STUDI PADA KECAMATAN DENDANG KABUPATEN BELITUNG TIMUR PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG)

Dony Setiawan, Thomas Gabriel Jostenz, R. Djoko Andreas Novalino

Abstract


Abstrak - Pendirian Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) merupakan amanah pemerintah pusat dalam mengembangkan perekonomian berbasis pedesaan. Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan, dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa mengatur pendanaan BUMDesa bersumber dari dana desa sehingga menjadi pemicu pengelolaan potensi wisata serta pengembangan objek lokal setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Badan Usaha Milik Desa dalam meningkatkan potensi wisata serta dampaknya bagi perwujudan ketahanan ekonomi daerah pada Kecamatan Dendang Kabupaten Belitung Timur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus kepada 15 informan yang tersebar di beberapa instansi sebagai pembuat kebijakan hingga pelaksana kebijakan kepada kelompok sasaran.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Kebijakan BUMDesa telah diterapkan namun belum secara tepat merepresentasikan karakteristik wilayah sementara pengembangan potensi wisata  didukung gabungan fungsi bumi dan sumber daya alam, tenaga kerja, prasarana dan manajemen dapat meningkatkan posisi ketahanan wilayah sekaligus ketahanan daerah sehingga pemerintah perlu menetapkan unit wisata Badan Usaha Milik Desa sebagai peta jalan pengembangan pariwisata daerah.

Kata Kunci: Ketahanan Ekonomi, Pariwisata, Badan Usaha Milik Desa, Implementasi Kebijakan

 

 

Abstract - The establishment of Village-Owned Enterprise (BUMDesa) is a central government mandate in developing a rural-based economy. Minister of Rural Development and Transmigration Village Regulation No. 4 of 2015 concerning Establishment, Management and Dissolution of Village-Owned Enterprises regulates BUMDesa funding sourced from village funds so that it triggers tourism potential management and local object development. This study aims to analyze the implementation of the Village-Owned Enterprises policy in increasing tourism potential and its impact on the realization of regional economic resilience in Dendang District, East Belitung Regency, Bangka Belitung Islands Province. The study used qualitative case study analysis methods to 15 informants spread across several agencies as policymakers and implementors to target groups. The results of the study show that BUMDesa Policy Implementation has been implemented but has not accurately represented the characteristics of the region while the development of tourism potential supported by a combination of functions of the earth and natural resources, labor, infrastructure and management can improve the position of local and regional resilience so that the government needs to establish a village-owned business entity tourism unit as a regional tourism development roadmap.

Keywords: Economic Resilience, Tourism, Village-Owned Enterprises, Policy Implementation


Full Text:

PDF

References


Referensi

Buku

Cooley, C.H. 1930. Sociological Theory and Social Research. New York: Henry Holt and Company.

Darsini, Nanik. 1999. Pengelolaan Sarana Prasarana Rekreasi. Malang: Universitas Negeri Malang.

Djarwanto. 2011. Pokok-Pokok Analisis Laporan Keuangan, Edisi Kedua. Yogyakarta: BPFE.

Hadinoto, Kusdianto. 1996. Perencanaan Pengembangan Destinasi Pariwisata. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Hasibuan, Malayu. 2013. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta:Bumi Aksara.

Huda, Ni’matul. 2015. “Hukum Pemerintahan Desa”. Malang: Setara Press.

Indiahono, Dwiyanto. 2009. Kebijakan Publik Berbasis Dinamic Policy Analisys. Yogyakarta : Gava Media.

Kartajaya, Hermawan. 2004. Positioning, Diferensiasi, dan Brand. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

KSK Kecamatan Dendang. Kecamatan Dendang Dalam Angka 2017. Manggar : BPS Kabupaten Belitung Timur.

Moleong, Lexy J. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : Remaja Rosdakarya.

Mondy.,Noe. 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia (Alih bahasa Marwansyah). Jakarta : Erlangga.

Nofrion. 2016. Komunikasi Pendidikan:Penerapan Teori dan Konsep Komunikasi dalam Pembelajaran. Jakarta : Kencana.

Riyanto, Bambang. 2001. Dasar-dasar Pembelanjaan Perusahaan. Yogyakarta: BPFE.

Robbins, SP., Judge. 2007. Perilaku Organisasi. Jakarta:Salemba Empat.

Spillane, James J. 1987. Ekonomi Pariwisata, Sejarah dan Prospeknya. Yogyakarta : Kanisius.

Steers, R.M., Porter, L.W. 1983. Motivation and Work Behavior. New York: Academic Press.

Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung : Alfa Beta.

Umar, Husein. 2005. Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.

Wahidin, Samsul. 2015. Dasar-Dasar Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Winarno, Budi. 2014. Kebijakan Publik : Teori, Proses dan Studi Kasus. Yogyakarta : Buku Seru.

Jurnal

Fatmawati, Nur Eko., Emmelia Nadira Satiti dan Hapsari Wahyuningsih. 2016. “Pengembangan Potensi Desa Wisata Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Ponggok Kabupaten Klaten”. Jurnal Pariwisata Indonesia, Volume 11, Nomor 2.

Fu, Xiaolan and V N Balasubramanyam. 2003. “Township and Village Enterprises in China”. Journal of Development Studies Lancaster University Management School.

Nugroho, Dendhi Agung. 2015. “Evaluasi Penerapan dan Dampak Program Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Rumah Tangga Miskin (RTM) di Desa Babadan Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung (Periode Mei 2014–April 2015)”. Jurnal Ekonomi Studi Pembangunan, Volume 7, Nomor 2.

Undang-Undang dan Peraturan

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2016 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Kelayang.

Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan, dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa

Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2017 Tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2018.

Tesis

Anbiya, Rifan Yarid. 2018. “Implementasi Kebijakan Peraturan Menteri Desa, Pembanggunan Daerah Tertinggal dan Transmirasi Nomor 21 Tahun 2015 tentang Penggunaan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2016 Dalam Mendukung Ketahanan Ekonomi Daerah (Studi Pada Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten Tahun 2016)”. Tesis Magister. Bogor : Program Magister Ekonomi Pertahanan, Fakultas Manajemen Pertahanan, Universitas Pertahanan Indonesia.

Probovury, Ratih Azka. 2018. “Pengembangan Industri Kreatif Eceng Gondok Dalam Meningkatkan Ketahanan Sosial Ekonomi Masyarakat Di Kabupaten Semarang”. Tesis Magister. Bogor : Program Magister Ekonomi Pertahanan, Fakultas Manajemen Pertahanan, Universitas Pertahanan Indonesia.

Wibawati, Yulia Tri. 2015. “Kapasitas Badan Usaha Milik Desa Dalam Pengelolaan Potensi Desa”. Tesis Magister. Yogyakarta : Program Magister Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada.

Website

Dadang Rizki Ratman, “Pembangunan Destinasi Pariwisata Prioritas. Kementerian Pariwisata”, 2016, hlm.34., dalam www.kemenpar.go.id, diakses pada tanggal 5 Agustus 2018 pukul 16.15 WIB.

Kantor Staf Presiden. “Laporan 3 Tahun Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla : Kerja 3ersama”, dalam http://presidenri.go.id/berita-aktual/laporan-3-tahun-pemerintahan-jokowi-jk.html, diakses pada 18 Desember 2017.

“Laporan 4 Tahun Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla : Kerja” dalam https://www.bkkbn.go.id, diakses pada 11 Desember 2018.

Purwanto. “Empat Solusi Indonesia Untuk Ketahanan Ekonomi”, dalam http://lipi.go.id/berita/empat-solusi-indonesia-untuk-ketahanan-ekonomi/5722, diakses pada tanggal 20 Maret 2018 pukul 04.51 WIB.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My StatCounter