EVALUASI STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK SENJATA SENAPAN SERBU 2 PT. PINDAD DENGAN BLUE OCEAN STRATEGY

Yanwar Abidin, Bambang Wahyudi, Supandi Supandi

Abstract


Abstrak - Industri pertahanan dituntut harus bisa mandiri dalam memproduksi alutsista. Kondisi ini merupakan prasyarat bagi negara agar tidak tergantung dengan produk Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (alpahankam) negara lain. Kemandirian industri pertahanan merupakan tahapan penting yang dipercaya dapat mendukung perekonomian dan pertahanan suatu negara baik dalam kondisi damai maupun darurat. Meskipun demikian keterbatasan material, mesin, dan  penyertaan modal pemerintah menjadi masalah umum yang harus dihadapi. Artikel ini menggunakan pendekatan Blue Ocean Strategy dalam memformulasikan strategi maksimasi keterbatasan dan kekurangan yang dimiliki dalam produksi dan pengembangan SS2 Pindad. Adapun tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi pengembangan produk  senjata senapan serbu 2 PT. Pindad  dengan menggunakan Blue Ocean Strategy dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhinya. Artikel ini menggunakan metode deskriftif kualitatif. Hasil yang dicapai dalam studi ini adalah produksi dan pengembangan produk SS2 PT. Pindad dilakukan dengan melakukan proses kanvas strategi dan kerangka kerja empat langkah pada produk dalam bersaing di pasar senjata, sehingga SS2 mempunyai nilai inovatif pada akurasi tinggi. Meskipun demikian baik Pindad maupun SS2 belum mempunyai tag line atau moto unik sebagai salah satu ciri strategi yang baik.

Kata Kunci: Blue Ocean Strategy, pengembangan produk,  kemandirian, industri pertahanan

Abstract - The defense industry is required to be able to be self-reliant in producing defense equipment. This condition is a prerequisite for the country to avoid dependence on other countries’ main weapon system products. The self-reliance defense industry is an important step which can be trusted to support the economy and the defense of a country either in peace or emergency conditions. However, the limitations of government participation become a general problem that must be faced by maximizing limitations. This study uses the Blue Ocean Strategy in formulating strategies to maximize the limitations and disadvantages in the production and development of SS2 Pindad. The purpose of this study is to determine the product development strategy of Weapons Assault Rifle 2 PT. Pindad using the Blue Ocean Strategy and to determine the factors that influence it. This study uses qualitative descriptive method. The results show that the production and development of SS2 products of PT. Pindad are conducted by maximizing limitations to remain competitive in the market. Therefore, SS2 has a value of its innovative excellence weapon with high accuracy. However, both Pindad and SS2 do not have a tag line or motto as one of the unique characteristics of a good strategy.

Keywords:   Blue Ocean Strategy, product development,  self-reliance, defense industry


Full Text:

PDF

References


Buku

Anto Dajan. (2010). Pengantar Metode Statistik jilid II, cetakan kedelapan belas. Pustaka LP3ES, Jakarta.

B, Richard. (2009). The Modern Defense Industry. ABC-CLIO, LLC, California

Cameron, Kim S., Robert E. Quinn. (1999). Diagnosing and Changing Organizational Culture: Based on the Competing Values Framework. Reading, Massachusetts: Addison Wesley

Charles O. Jones, Aprilia. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bumi Aksara.Jakarta.

Charles W.L Hill. (2014). International Business : Competing in the global marketplace 10th edition. Mc Graw Hill

Duignan, Paul W. (2013). Outcome theory. NZ: DoView.

Hatta, A. F. (2004). Pemanfaatan Industri Pertahanan di Masa Damai dalam Rangka Peningkatan Ketahanan Ekonomi Nasional (Studi Kasus PT. Pindad). Database Thesis Perpustakaan Digital Universitas Indonesia (T-13378).

Hurriyati, Ratih. (2005). Bauran Pemasaran dan Loyalitas Konsumen. Bandung : Alfabeta

Irawan. Prasetya. (2007). ArtikelKualitatif dan Kuantitatif Untuk Ilmu-ilmu Sosial. DIA FISIP UI: Jakarta

Kapstein, E. B. (1991). The Political Economy of National Security: A Global Perspective. New York: McGraw-Hill College

Kim, W. Chan dan Renee Maubourgne. (2009). Blue Ocean Strategy: Strategi Samudera Biru. Jakarta: Serambi

Karim, Silmy. (2014). Membangun Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia. Jakarta: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia)

Kotler, Philip dan Gary Armstrong. (2012). Prinsip- Prinsip Pemasaran. Edisi 13. Jakarta: Erlangga. Kotler, Philip. Dasar-Dasar Pemasaran. Jakarta: Indeks

Lasher, R William. (2005). “How to Make Your Competition Irrelevant”, Management Consulting News.

Lichtenberg. (1995). Economics Of Defense R &D. Handbook Of Defense Economics,

Ninsemito, Alex S. (2000). Manajemen Pemasaran. Jakarta: Ghalia Indonesia. Ratih Hurriyati. 2004. Manajemen Pemasaran. Bandung.

Pearce, JA. (2008). Strategic management : Formulation, Implementation and Control sl. Mc Grow Hill.

Richard A. Bitziger (2009). The Modern Defense Industry : political, economy, and technological issues. Santa Barbara California

Sadler, Todd & Hartley, Keith. (2007). Handbook of Defense Economics Vol 2

Solihin, Ismail. (2012).Manajemen Strategik. Jakarta: Erlangga

Stephanie, K. Marrus. (2002) .Desain ArtikelManajemen Strategik. Jakarta: Rajawali Press

Sugiyono. (2010). Metode ArtikelKuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta : Bandung.

Surapranata, Sumarna. (2004). Analisis, Validitas, Reliabilitas Dan Interprestasi Hasil Tes (Implementasi Kurikulum 2004). Rosda:Jakarta.

Sumarni, Murti dan John Soeprihanto. (2003). Pengantar Bisnis: Dasar-Dasar Ekonomi Perusahaan. Liberty: Yogyakarta.

Suwarno. (1996). Manajemen Strategik Konsep dan Kasus, Yogyakarta, UPP AMPYKN.

Wahyuni, Sari. (2012). Qualitative Research Method: Theory and Practice. Jakarta: Penerbit Salemba Empat

Yusgiantoro, Purnomo. (2014). Ekonomi Pertahanan: Teori dan Praktik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama

Jurnal

Chadhiq. Umar. (2009). “lmplementasi Strategi Blue Ocean untuk Mencapai Kinerja Perusahaan yang Kompetitif”. Jumal AKSES: Jurnal Ekonomi dun Burns, Volume 4 Nomor 7 (April, VII).

Hermanto. (2011). “Implementation Blue Ocean Strategy at WINGS Group.” Jurnal Ilmiah Faktor Exacta Vol. 4 No, 2 Juni 2011

Nissyia Mazhaly. (2012). “ Penerapan Blue Ocean Strategy di PT. X Dalam Menghadapi Persaingan Penjualan Automatic Tank Gauging di Indonesia”. Universitas Trisakti

Rizal, Yose. Evaluasi PengembNGn Jaringan Telekomunikasi dengan Blue Ocean Strategy. Incomtech Jurnal Telekomunikasi dan Komputer. Vol. 6 No. 1 Juli 2015

Sunarto, Agus & Zainal A. Hasibuan. Model Perencanaan Strategi Sistem Informasi pada Industri Penyiaran Televisi dengan Pendekatan Blue Ocean Strategy dan Balanced Scorecard.Jurnal Sistem Informasi MTI UI Vol. 2 No. 2 Oktober 2007

Yulianti, Fadma. (2012). "Analisis SWOT Sebagai Dasar Terciptanya Blue Ocean Strategy Bagi Petani Karet di Kabupaten Banjar." Jurnal Spread, Volume 2 Nomor 1 (April), Banjarmasin.

Yuniastuti, Viviet. (2015). “Blue Ocean Strategy Evaluation in Green Property Implementation of PT. Harmoni Properti Indonesia”. JESI; Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia, Volume V, No.2 Desember 2015/ 1436H

Tesis

Aminudin, Muhammad. (2007). Evaluasi Rencana Lokasi Pemindahan Terminal Induk Km. 6 Banjarmasin. (Tesis). Yogyakarta: MPKD Universitas Gadjah Mada.

Bukke, Gopinath. (2010). An Investigation Of The Strategic Approach Of A Retail Organisation and Study The Blue Ocean Opportunities A Case study of Wilkinson Retails, United Kingdom. Chester Business School

Kamus

Pusat Bahasa. Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2008). Gramedia Pustaka Utama. Jakarta

Daring/Online

Bum, Timothy. 2006, “What Colour of Your Oeean?”, Washington SmartCeo, (www.smartceo.com diakses pada 20 November 2015)

Mengurangi.Ketergantungan.Menuju.Kemandirian.Alutsista, http://www.bumn.go.id/pindad/berita/131/Mengurangi.Ketergantungan.Menuju.Kemandirian.Alutsista. diakses pada 17 Oktober 2015

Peran Strategis Pembangunan Industri Pertahanan. http://www.tandef.net/peran-strategis-pembangunan-industri-pertahanan diakses pada 4 September 2015

Senjata Terlaris buatan Pindad. http://www.linggapos.com/16444_s72-senjata-terlaris-buatan-pindad-2.html diakses pada 25 November 2015

SS2, Senjata Made in Bandung Pesaing AK47 & M16. http://finance.detik.com/read/2013/04/22/104818/2226669/1036/ss2-senjata-made-in-bandung-pesaing-ak47-m16?f9911023 . diakses pada 15 Januari 2016

SS2 Pindad Kombinasi M16 dan AK-47. http://www.tribunnews.com/nasional/2012/11/09/ss2-pindad-kombinasi-m16-dan-ak-47 . diakses pada 15 Januari 2016

Menguji Senapan Anak Negeri. http://www.krakatausteel.com/?page=viewnews&action=view&id=1014 . diakses pada 7 Juni 2016

http://www.nkri.web.id/index.php/2015/06/22/peristiwa-kelahiran-ss-1-made-in-indonesia/ . diakses pada 25 November 2015

Senapan Unggul untuk Para Juara. http://www.nkri.web.id/index.php/2015/06/28/ss2-senapan-unggul-untuk-para-juara/ diakses pada 25 November 2015

Senapan Serbu 1. http://www.pindad.com/ss1-m2-kal-5-56- diakses pada 25 November 2015

Senapan Serbu 2. http://www.pindad.com/ss2-v5a1-cal-556-mm diakses pada 25 November 2015

Regu Tembak Angkatan Darat Juara. http://www.pindad.com/regu-tembak-tni-ad-juara diakses pada 25 November 2015


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My StatCounter