PENGARUH KONFLIK DAN ANGGARAN PERTAHANAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI ASIA TENGGARA

Muhammad Fikruzzaman Rahawarin, Irdam Ahmad, Amarulla Octavian

Abstract


Pengaruh anggaran pertahanan terhadap pertumbuhan ekonomi tidak memiliki konklusi yang pasti. Keberadaan aspek lain dalam membantu menjelaskan hubungan keduanya masih dibutuhkan. Konflik, baik yang terjadi di lingkup internal maupun eksternal sebuah negara, dapat menjadi determinan yang memperjelas hubungan tersebut. Eskalasi konflik menjadi salah satu isu yang berkembang di kawasan Asia Tenggara. Isu kontemporer tersebut menjadi permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh anggaran pertahanan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan menyertakan faktor konflik dalam membantu menjelaskan hubungan keduanya di delapan negara Asia Tenggara selama periode 1986-2016. Metode kuantitatif dengan regresi linear berganda yang digunakan dalam penelitian ini adalah data panel dengan metode estimasi regresi linier berganda dalam ekonometrika, yakni Panel Dinamis Estimated Generalized Least Square (EGLS) Cross-section Seemingly Unrelated Regression (SUR). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) rasio anggaran pertahanan per Produk Domestik Bruto (PDB) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi; (2) konflik internal dan konflik eksternal berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi; dan (3) interaksi sektor pertahanan dalam menangani konflik internal dan konflik eksternal dapat memberikan pengaruh yang baik terhadap pertumbuhan ekonomi.

Kata kunci: anggaran pertahanan, pertumbuhan ekonomi, konflik, panel dinamis


Full Text:

PDF

References


Buku

Ekananda, Mahyus. 2016. Analisis Ekonometrika Data Panel, Edisi Kedua. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Goldberger, Arthur. 1964. Econometric Theory. New York: John Wiley & Sons.

Gujarati, Damodar N., and Dawn C. Porter. 2009. Basic econometrics, Fifth Edition. Boston: McGraw-Hill.

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. 2015. Buku Putih Pertahanan Indonesia. Jakarta.

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. 2015. Postur Pertahanan Negara. Jakarta.

Landreth, Harry and David Colander. 2002. History of Economic Thought, Fourth Edition. Boston and Toronto: Houghton Mifflin Company.

O’Sullivan, Arthur and Steven Sheffrin. 2003. Economics: Principles in Action. Upper Saddle River: Pearson Prentice Hall.

Jurnal

Aizenman, Joshua and Reuven Glick. 2006. “Military Expenditure, Threats, and Growth. Journal of International Trade and Economic Development. Volume 15 (2). hlm. 129-155.

Aziz, M. Nusrate and M. Niaz Asadullah. 2017. “Military Spending, Armed Conflict and Economic Growth in Developing Countries in the Post-Cold War Era”. Journal of Economic Studies. Volume 44 (1). hlm.48.

Chowdhury, Abdur. 1991. “A Causal Analysis of Defense Spending and Economic Growth”. Journal of Conflict Resolution. Volume 35 (1). hlm. 80-99.

Collier, Paul, Anke Hoeffler, and Dominic Rohner. 2009. “Beyond Greed and Grievance: Feasibility and Civil War”. Oxford Economic Papers. Volume 61 (1). hlm. 1-27.

Compton, Ryan and Bryan Paterson. 2016. “Military Spending and Growth: The Role of Institutions”. Defence and Peace Economics. Volume 27 (3). hlm. 301-322.

D’Agostini, Giorgio, John Paul Dunne, and Luca Pieroni. 2012. “Corruption, Military Spending and Growth”. Defence and Peace Economics. Volume 23 (2). hlm. 591-604.

Dunne, John Paul, Ron Smith, and Dirk Willenbockel. 2005. “Models of Military Expenditure and Growth: A Critical Review”. Defence and Peace Economics. Volume 16 (6). hlm. 449-461

Hirnissa, Muzafar Shah Habibullah, and Abdul Hamid Baharom. 2009. “Military Expenditure and Economic Growth in ASEAN-5 Countries”. Journal of Sustainable Development. Volume 2 (2). hlm. 192-202.

Lindgren, Goran. 2006. “Studies in Conflict Economics and Economic Growth”. Report/Department of Peace ad Conflict Research. Uppsala University, Sweden. No. 72. hlm. 1-17.

Mintz, Alex and Randoph Stevenson. 1995. “Defense Expenditures, Economic Growth, and the ‘Peace Dividend’”. Journal of Conflict Resolution. Volume 39 (2). hlm. 283-305.

Namsuk Kim and Pedro Conceição. 2010. “The Economic Crisis, Violent Conflict, and Human Development”. International Journal of Peace Studies. Volume 15 (1). hlm. 29-43.

Sandler, Todd. 2000. “Economic Analysis of Conflict”. Journal of Conflict Resolution. Volume 44 (6). hlm. 723-729.

Seitz, Michael, Alexander Tarasov, and Roman Zakharenko. 2015. “Trade Costs, Conflicts, and Defense Spending”. Journal of International Economics. Volume 95 (2). hlm. 305-318.

Sumber Elektronik

Heiduk, Felix, 2018, “Is Southeast Asia really in an arms race?” East Asia Forum, 21 Februari 2018, dalam http://www.eastasiaforum.org/2018/02/21/is-southeast-asia-really-in-an-arms-race/, diakses pada 29 Desember 2018

Sokolsky, Richard, Angel Rabasa, and C. Richard Neu, “ASEAN Defense Policies and Expenditures”, Chapter 5, Santa Monica: RAND Corporation, 2001, hlm. 46-47., dalam https://www.rand.org/pubs/monograph_reports/MR1170.html., diakses pada 7 September 2018

Weintraub, E. Roy. 2007. “The Concise Encyclopedia of Economics: Neoclassical Economics”. Library of Economics and Liberty, dalam http://www.econlib.org/library/Enc1/NeoclassicalEconomics.html, diakses pada 2 September 2018


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My StatCounter