Dampak Penyebaran Berita Palsu (Hoax) Erupsi Gunung Agung

Oktavia Putri Rahmawati, Yohannes Ari S, Faisol Abdul Kharis, Mega Putri Rizayati, Santi Oktariandari, Mukhtadi Mukhtadi

Abstract


Teknologi komunikasi dan informasi merupakan aplikasi pengetahuan dan keterampilan yang digunakan dalam memberikan akses informasi dan perpesanan dengan tujuan untuk membantu menyelesaikan permasalahan manusia agar tercapai tujuan komunikasi. Seiring berkembangnya zaman, ujaran kebencian melalui berita palsu (hoax) semakin meningkat intensitasnya. Kasus yang terjadi sebagai akibat dari menyebarnya hoax dan ujaran kebencian seharusnya dapat menjadi pelajaran berharga oleh pemerintah dalam menentukan regulasi kebijakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Aktivitas Gunung Agung menyebabkan penurunan jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Pulau Bali. Dampak yang ditimbulkan berupa penurunan wisatawan mancanegara yang masuk melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai pada periode Agustus 2018 sebanyak 5,02% dibandingkan jumlah wisatawan pada Agustus Tahun 2017. Pada tahun 2017, jumlah wisatawan mancanegara yang masuk ke Pulau Bali mencapai 601.553 wisatawan, namun pasca erupsi Gunung Agung jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali menurun menjadi 571.379 wisatawan. Pemerintah Indonesia mencoba mengubah kondisi ini, terutama menjelang Tahun Baru 2018, dimana pemerintah membuat beberapa kampanye untuk menyatakan Bali aman.


Keywords


Erupsi; Gunung Agung; Hoax; Pariwisata

Full Text:

PDF

References


Besman, A., Adiputra, A. V., & Saputra, S. J. (2018). President Joko Widodo Communication in the #Baliaman Vlog. Jurnal Penelitian Komunikasi, 21(1). doi: 10.20422/jpk.v21i1.518

BNPB. (n.d.). Data Informasi Bencana Indonesia. Retrieved December 12, 2018, from http://dibi.bnpb.go.id/dibi.

BNPB. (n.d.). Potensi dan Ancaman Bencana. Retrieved December 12, 2018, from https://www.bnpb.go.id/home/potensi.

Juliswara, V. (2017). Mengembangkan Model Literasi Media yang Berkebhinnekaan dalam Menganalisis Informasi Berita Palsu (Hoax) di Media Sosial. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 4(2). doi: 10.22146/jps.v4i2.28586

Kementerian Pariwisata. Laporan 3 Tahun Kementerian Pariwisata, Laporan 3 Tahun Kementerian Pariwisata (2017). Retrieved from http://presidenri.go.id/wpcontent/uploads/2017/10/RINGKASAN-Laporan-3-Th-Jokowi-JK.pdf

Pratomo, I. (2006). Klasifikasi gunung api aktif Indonesia, studi kasus dari beberapa letusan gunung api dalam sejarah. Indonesian Journal on Geoscience. doi: 10.17014/ijog.vol1no4.20065

Setiawan, D. (2018). Dampak Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Terhadap Budaya. JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study, 4(1). doi: 10.31289/simbollika.v4i1.1474

Triyono, A. (2016). Jokowi Gandeng Rusia Dongkrak Pariwisata. Retrieved December 12, 2018, from https://nasional.kontan.co.id/news/jokowigandeng-rusia-dongkrak-pariwisata.

Utama, I. G. B. R. (2011). Dimensi Ekonomi Pariwisata Kajian Dampak Ekonomi Dan Keunggulan Pariwisata Kabupaten/Kota di Provinsi Bali. Jurnal Ekonomi Universitas Udayana.

Zamroni, M. (2009). Perkembangan Teknologi Komunikasi dan Dampaknya Terhadap Kehidupan. Jurnal Dakwah, 10(2).




DOI: https://doi.org/10.33172/jmb.v5i2.459

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Published by:
Department of Disaster Management, Faculty of National Security, Indonesian Defense University
Faculty of National Security Building 2nd Floor, Indonesian Defense University, Indonesian Peace and Security Center, Sentul, Bogor, 15141

Lisensi Creative Commons
Jurnal Manajemen Bencana (JMB) is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.

ISSN (e) : 2716-4462

Maps of Office: