Penyelamatan Ternak pada Bencana Banjir (Studi Kasus Kecamatan Trucuk-Kabupaten Bojonegoro)

Ony Purwitasari

Abstract


Experience of Merapi Eruption in 2010 has been the background of this research, in which disaster management actors realized that not only should the human be saved but also the livestocks. This research is about the effort of local government and community in Bojonegoro District on livestock rescue at Bengawan Solo flood using qualitative research method. This research aims to analyze livestock rescue performed by community and analyze the effective system of livestock rescue by local government in accordance with the pattern of livestock rescue by community. The results are in follows: 1) the community has had the understanding of Bengawan Solo flood’s characteristics and local wisdom of livestock rescue effort; 2) The effort done by the local government is to fill the gap in which community is not able to cope with. Interventions conducted by the local government are veterinary support, livestock shelter and settlement  on early phase. The recommendation of this research is the community has to have caution and keep remembering that they are living in the disaster hazardous zone. Local wisdom of community becomes capital for local government to conduct community based livestock rescue program. There is also a need assessment and intervention of post flood veterinary support, assessment of feed supply as well as the follow up of livestock shelter and settlement  intervention and also need to develop livestock emergency guideline for Indonesia context


Keywords


Banjir; Sungai Bengawan Solo; Hewan Ternak

Full Text:

PDF

References


Ainun, Y. (2014, Februari 16). Jaga Harta dan Rawat Ternak, lebih dari 10.000 Warga Malang Tak Mau Mengungsi. Dipetik Juli 2, 2015, dari Kompas.Com: http://regional.kompas.com/read/2014/02/16/1043554/Jaga.Harta.dan.Rawat.Ternak.Lebih.dari.10.000.Warga.Malang.Tak.Mau.Mengungsi.

Amrullah, Z. (2010, November 5). Pemerintah Pusat Ambil ALih Penanganan BencanaMerapi. Dipetik Agustus 9, 2015, dari Deutsche Welle: http://www.dw.com/id/pemerintah-pusat-ambil-alih-penanganan-bencana-merapi/a-6194457

Anggoro, F. R. (2014, November 24). BPBD : Ribuan Ternak Diungsikan Akibat Banjir Riau. Dipetik Juli 2, 2015, dari Antara Riau.Com: http://antarariau.com/berita/46696/-bpbd:-ribuan-ternak-diungsikan-akibat-banjir-riau

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2010). Rencana Nasional Penanggulangan Bencana 2010-2014. SC DRR. 11

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2012, Juni 1). Kontestasi Pengetahuan dan Pemaknaan tentang Ancaman Bencana Alam (Studi Kasus Ancaman Bencana Gunung Merapi). Jurnal Penanggulangan Bencana, hal. 1-13.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bojonegoro. (2014). Bojonegoro Dalam Angka 2014. Kabupaten Bojonegoro: BPS Kabupaten Bojonegoro.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bojonegoro. (2014b). Kecamatan Trucuk Dalam Angka In Figures 2014. Bojonegoro: Badan Pusat Statistik Kabupaten Bojonegoro.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Utara. (2013). Rekomendasi Kebijakan Mitigasi Dampak Erupsi Gunung Sinabung terhadap Sektor Pertanian. 1-9.

Buku Profil Bojonegoro. (2012). Kabupaten Bojonegoro: Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

cb, l. (2014, Februari 7). Bojonegoro Pemasok Hewan Ternak Terbesar. Dipetik Agustus 10, 2015, dari KanalBojonegoro: http://kanalbojonegoro.com/bojonegoro-pemasok-hewan-ternak-terbesar/

Coppola, D. P. (2007). Introduction to International Disaster Management. USA: Elsevier Inc.

Creswell, J. W. (2009). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Method Approaches (Terjemahan) (Third Edition). SAGE Publications, Inc.

Daryanto, A. (2010). Peranan Peternakan dalam Pengurangan Kemiskinan. Dipetik July 1, 2015, dari Program Pascasarjana Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor: http://www.mb.ipb.ac.id/artikel/view/id/fa6af46f576fd44871b8d881e3c8402d.html

Fid, R. (2013, Desember 15). Banjir Bojonegoro Meluas di 14 Kecamatan. Dipetik Agustus 9, 2015, dari Halo Bojonegoro.Com: http://www.halobojonegoro.com/banjir-bojonegoro-meluas-di-14-kecamatan/

Hidayat, M. M. (2014, Januari 22). Peran Kesehatan Masyarakat Veteriner dalam Pengendalian Zoonosis. Dipetik Januari 6, 2016, dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan - Kementerian Pertanian Indonesia: http://kesmavet.ditjennak.pertanian.go.id/index.php/berita/tulisan-ilmiah-populer/49-peran-kesehatan-masyarakat-veteriner-dalam-pengendalian-zoonosis

Irdiana, R. (2013, November 28). Tempat Evakuasi Bencana Bojonegoro Diresmikan. Dipetik May 14, 2015, dari BlokBojonegoro.com: http://blokbojonegoro.com/read/article/20131128/tempat-evakuasi-bencana-bojonegoro-diresmikan.html

Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi, Deputi Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Iptek. (2000). Budidaya Ternak Sapi Potong (Bos sp.). Jakarta : Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi, Deputi Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Iptek.

Kecamatan Trucuk. (2014). Data Luas dan Rawan Banjir di Wilayah Kecamatan Trucuk. Dipetik Mei 15, 2015, dari Selamat Datang di Portal Resmi Kecamatan Trucuk Bojonegoro: http://kecamatan-trucuk.blogspot.com/2013/11/data-luas-dan-rawan-banjir-di-wilyah_23.html

Kompas. (2014, Februari 14). Pengungsi Gunung Sinabung juga Khawatir Keselamatan Ternaknya. Dipetik Desember 21, 2014, dari Kompas: http://ns3.kompas.web.id/read/news/read/2013/09/16/001301/2359314/10/pengungsi-gunung-sinabung-juga-khawatir-keselamatan-ternaknya.

Latief. (2015, May 21). Peta Risiko Banjir dan Potensi Pemanfaatannya. Dipetik May 16, 2015, dari Balitbang Kementerian Pekerjaan Umum: http://www.pu.go.id/berita_satminkal/go/687

LEGS. (2009). Livestock Emergency Guidelines and Standards (First Edition). UK: Practical Action Publishing Ltd.

LEGS. (2014). Livestock Emergency Guidelines and Standards (2nd Edition). UK: Practical Action Publishing Ltd.

Maarif, S., Sunarti, E., Pramono, R., & Kinseng, R. A. (t.thn.). Kontestasi Pengetahuan dan Pemaknaan tentang Ancaman Bencana Alam (Studi Kasus Ancaman Bencana Gunung Merapi). 1.

Malang Post. (2013, Desember 16). Belum Ada Bantuan, Warga Tidur dan Makan Bareng Hewan. Dipetik Desember 21, 2014, dari Malang Post: http://www.malang-post.com/arsip-berita/78664-belum-ada-bantuan-warga-tidur-bareng-hewan

Matthews, C. (2009, May 7). New Guidelines for Livestock Emergencies. Dipetik May 24, 2015, dari Food and Agriculture Organization of The United Nations: 12

http://www.fao.org/news/story/en/item/19406/icode/

Palang Merah Indonesia Provinsi Jawa Timur. (2013). Rencana Kontijensi Banjir Sungai Bengawan Solo. Surabaya: Palang Merah Indonesia dan Palang Merah Denmark.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. (2014). Profil Daerah Kabupaten Bojonegoro. Dipetik Agustus 10, 2015, dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro: http://www.bojonegorokab.go.id/demografi

Pramono, D. (2013). Erupsi Gunung Merapi : Dampak, Penanganan dan Antisipasi terhadap Keberlanjutan Usaha Ternak Sapi di Jawa Tengah. Pengembangan Pertanian Berbasis Inovasi di Wilayah Bencana Erupsi Gunung Merapi, 91-101.

Priyanti, A., Prawiradiputra, B. R., Inounu, I., & Ketaren, P. P. (2011). Strategi Penyelamatan Ternak di Kawasan Bencana Merapi. Wartazoa Vol 21 No 4, 179-188.

Purnomo, S. H. (2014, Februari 15). Makna Ternak bagi Pengungsi Letusan Gunung Kelud. Dipetik Desember 8, 2015, dari AntaraJatim.Com: http://www.antarajatim.com/lihat/berita/127225/makna-ternak-bagi-pengungsi-letusan-gunung-kelud

Rasyid, A., & Hartati. (2007). Petunjuk Teknis Perkandangan Sapi Potong. Pasuruan: Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan.

Rohmat.M et al. (2015). Melampaui Penderitaan. Kisah Ketangguhan Masyarakat Desa Sumbang Timun Bojonegoro dalam Menghadapi Banjir Bengawan Solo. Jakarta: Australian Aid dan BNPB.

Sartini. (2004, Agustus). Menggali Kearifan Lokal Nusantara Sebuah Kajian Filsafati. Jurnal Filsafat, 111-120.

Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional. (2010). Keamanan Nasional Sebuah Konsep dan Sistem Keamanan bagi Bangsa Indonesia. Jakarta: Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional.

Sudarmojo, A. (2013, April 9). Ungsikan Ternak. Dipetik Agustus 9, 2015, dari ANTARAFOTO,The Indonesian Press Photo Agency: http://www.antarafoto.com/peristiwa/v1365482405/ungsikan-ternak

Sudarmojo, S. A. (2012, April 20). banjir Bengawan Solo Bukanlah Momok. Dipetik Desember 8, 2015, dari AntaraJatim.Com: http://www.antarajatim.com/lihat/berita/86214/banjir-bengawan-solo-bukanlah-momok

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kuantitatif,Kualitatif dan R&D. Alfabeta CV.

Susanto, M. R. (2010, November 5). Merapi Meletus Lagi, Warga Pengungsi Minta Pemda Juga Ungsikan Ternak. Dipetik Desember 21, 2014, dari Kantor Berita Politik RMol: http://www.rmol.co/read/2010/11/05/8618/Warga-Pengungsi-Minta-Pemda-Juga-Ungsikan-Ternak

Sw/fid. (2013, Desember 10). HaloBojonegoro.com. Dipetik Agustus 9, 2015, dari Musim Hujan Waspada Hewan Ternak: http://www.halobojonegoro.com/musim-hujan-waspada-hewan-ternak/

United Nations Development Programme. (1994). Human Development Report 1994. Oxford University Press.

United Nations International Strategy for Disaster Reduction. (2009). Terminologi Pengurangan Risiko Bencana (Indonesian Edition). United Nations International Strategy for Disaster Reduction.




DOI: https://doi.org/10.33172/jmb.v5i2.462

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Published by:
Department of Disaster Management, Faculty of National Security, Indonesian Defense University
Faculty of National Security Building 2nd Floor, Indonesian Defense University, Indonesian Peace and Security Center, Sentul, Bogor, 15141

Lisensi Creative Commons
Jurnal Manajemen Bencana (JMB) is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.

ISSN (e) : 2716-4462

Maps of Office: