ANALISIS PENERAPAN CENTRAL BANK DIGITAL CURRENCY DALAM PERSPEKTIF KEAMANAN NASIONAL

Maulana Ihsan Fairi, Zainal Abidin Sahabuddin, Jupriyanto Jupriyanto

Abstract


Seiring berkembangnya teknologi, uang turut bertransformasi dalam bentuk dan fungsi yang semakin efisien ditandai dengan peningkatan penggunaan uang elektronik. Di era digital, kemajuan teknologi diyakini mampu mengubah drastis masa depan industri keuangan terutama dengan hadirnya blockchain yang menjadi dasar munculnya mata uang digital. Hadirnya mata uang digital yang diterbitkan swasta menjadi ancaman bagi kedaulatan Negara, karena negara tidak lagi memiliki kendali atas kebijakan moneter dan adanya kontrol swasta atas platform pembayaran digital, maka dari itu bank sentral di beberapa Negara telah mempertimbangkan untuk menerbitkan Central Bank Digital Currency (CBDC). Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan studi literatur. Secara umum CBDC memiliki prasyarat sebagai mata uang yaitu dapat menjadi medium of exchange, unit of account, dan store of value. CBDC juga relevan dengan visi Bank Indonesia (BI) menjadi bank sentral digital terdepan yang berkontribusi nyata terhadap perekonomian nasional. Strategi yang dilakukan BI merespon hadirnya CBDC dengan membuat regulasi melarang transaksi pembayaran menggunakan mata uang selain rupiah, mengeluarkan blue print Sistem Pembayaran Nasional 2025, dan melakukan kajian visibilitas. Diantara manfaat penggunaan CBDC adalah sebagai refleksi kedaulatan mata uang, efisiensi pencetakan uang kertas dan koin, mencegah kejahatan keuangan, meningkatkan inklusi keuangan, dan menekan biaya distribusi uang, sedangkan risiko yang dihadapi adalah risiko keamanan, privasi, disintermediasi sektor perbankan, run risk pada saat krisis, gangguan teknologi dan serangan siber. Diharapkan BI dapat menuntaskan kajian visibilitas penerapan CBDC di Indonesia dan mulai melakukan eksperimen penggunaan CBDC.


Keywords


Central Bank Digital Currency, Ekonomi Pertahanan, Kedaulatan Negara, Mata Uang, Bank Indonesia

Full Text:

PDF

References


Bordo, M. D., & Levin, A. T. (2017). Central Bank Digital Currency and the Future of Monetary Policy. Hoover Institute Economics Working Paper, 1-30.

Bank for International Settlements. (2018). Central Bank Digital Currency.

Harahap, B. A., Idham, P. B., Kusuma, A. C., & Rakhman, R. N. (2017). Perkembangan Financial Technology terkait Central Bank Digital Currency (CBDC) terhadap Transmisi Kebijakan Moneter dan Makroekonomi. Working Paper Bank Indonesia, 1-80.

Ibrahim. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Indramawan, D. (2019). Libra: Disrupsi Sektor Keuangan. Bankers Update Buletin Ikatan Bankir Indonesia.

Kementerian Pertahanan RI. (2015). Buku Buku Putih Pertahanan Negara. Jakarta.

Lestari, E. P. (2017). Ekonomi Moneter. Tangerang Selatan: Pusat Penerbit Universitas Terbuka. Nakamoto, S. (2008). Bitcoin : A peer-to-peer electronic cash system. Unpublished Article. Avaible at https://bitcoin.org/bitcoin.pdf, 1-9.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis Data Kualitatif. Terjemah oleh Tjetjep Rohendi Rohidin. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Nakamoto, S. (2008). Bitcoin: A peer-to-peer electronic cash system. Unpublished Article. Available at https://bitcoin.org/bitcoin.pdf, 1-9.

Nizar, M. A. (2018). Kontroversi Mata Uang Digital. In Bunga Rampai Disruptive Mindset Sektor Jasa Keuangan (pp. 159-181). Bogor: PT Penerbit IPB Press.

Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik

Siaran Pers Bank Indonesia nomor 20/4/D/Kom tentang virtual currency

Solikin, & Suseno. (2002). Uang. Jakarta: Pusat Pendidikan dan Studi Kebanksentralan (PPSK) Bank Indonesia.

Tobin, J. (1985). Monetary Policy. Unpublished Article. Available at www.econlib.org. Retrieved from www.econlib.org.

Undang-Undang Republik IndonesiaI Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang

Yusgiantoro, P. (2014). Ekonomi Pertahanan: Teori dan Praktik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Ekonomi Pertahanan

Jurnal Ekonomi Pertahanan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My StatCounter