PENGEMBANGAN THORIUM SEBAGAI BAHAN BAKAR NUKLIR DALAM MENINGKATKAN KETAHANAN ENERGI NASIONAL

Authors

  • Nyimas Aljaniah Zahra UNIVERSITAS PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA
  • Mohamad Sidik Boedoyo UNIVERSITAS PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA
  • M. Ikhwan Syahtaria UNIVERSITAS PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA

Abstract

Saat ini, data menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan energi masih bergantung pada bahan bakar yang bersumber dari fosil seperti batubara, minyak dan gas bumi. Namun energi fosil tidak ramah lingkungan bahkan akan menipis dan habis. Sehingga perlu mengembangkan energi alternatif yang bersih lingkungan. Energi nuklir dijadikan salah satu opsi dalam pemenuhan kebutuhan energi dunia masa depan sebagai energi alternatif yang strategis. Mengingat Indonesia memiliki potensi sumberdaya Thorium yang tinggi, maka pemanfaatannya dalam pengembangan industri nuklir di Indonesia merupakan hal yang sangat mendasar, karena akan meningkatkan ketahanan energi baik dalam availability, accessibility, maupun sustainability, namun pengembangan thorium masih belum dirasakan di Indonesia akibat dari belum adanya tindakan yang signifikan pada kebijakan pemerintah untuk menetapkan kebijakan pemanfaatan energi nuklir yang berorientasi pada proyek pembangunan PLTN. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik bertujuan untuk menggambarkan, meringkas berbagai kondisi, situasi, atau fenomena realitas yang menjadi objek penelitian. Pada pengumpulan data ditemukan permasalahan implementasi pengembangan Thorium, antara lain belum adanya: NEPIO, keputusan resmi untuk membangun PLTN sebagai payung hukum para investor, kesepakatan mengenai target waktu COD PLTN pertama, dan urgensi untuk produksi bahan bakar nuklir. Secara keseluruhan kegiatan hulu thorium di Indonesia masih belum terlaksana karena untuk memulai produksi thorium diperlukan dukungan kepastian nilai ekonomis dari Thorium. Serta saat ini belum ada kegiatan hilir thorium, karena PLTN dengan bahan bakar thorium sendiri belum dibangun di Indonesia bahkan belum ada yang menggunakan Thorium sebagai bahan bakar nuklir secara komersial.

References

Bondan, A., Alimah, S., & Suntoko, H. (2017). STUDI KETERSEDIAAN THORIUM UNTUK MENINGKATKAN KEAMANAN ENERGI NUKLIR. 1–8.

Cakrabuana, W., Ciputra, R. C., & Syaeful, H. (2021). Assessing the undiscovered resources of uranium and thorium in Mamuju, West Sulawesi. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 851(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/851/1/012041

CCTE. (2021). Clean Core Thorium Energy Congratulates Texas A&M on Fabrication of First ANEEL Advanced Nuclear Fuel Pellets — Clean Core Thorium Energy. https://cleancore.energy/news/clean-core-thorium-energy-congratulates-texas-aampm-on-fabrication-of-first-aneel-advanced-nuclear-fuel-pellets.

DEN. (2020). Ketahanan Energi Indonesia (2020th ed.). Sekretariat Jenderal Dewan Energi Nasional.

Dewita, E., & Sembiring, T. M. (2018). KAJIAN SISTEM KESELAMATAN REAKTOR TMSR ( THORIUM MOLTEN SALT REACTOR ). 31–38.

Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral tentang Rencana Strategis Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tahun 2020-2024, (2020).

Humphrey, U. E., & Khandaker, M. U. (2018). Viability of thorium-based nuclear fuel cycle for the next generation nuclear reactor: Issues and prospects. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 97(August), 259–275. https://doi.org/10.1016/j.rser.2018.08.019

IAEA. (2005). Thorium fuel cycle: Potential benefits and challenges (Issue May). the IAEA in Austria.

IESR. (2020). National Energy General Plan (RUEN): Existing Plan, Current Policies and Energy Transition Scenario. In Institute for Essential Services Reform (IESR).

Jawerth, N. (2020). What is the Clean Energy Transition and How Does Nuclear Power Fit In? | IAEA. https://www.iaea.org/bulletin/what-is-the-clean-energy-transition-and-how-does-nuclear-power-fit-in

Krause, M. (2019). Technology Considerations for Deployment of Thorium Power Reactors. In Thorium—Energy for the Future. Springer Singapore. https://doi.org/10.1007/978-981-13-2658-5

Lumbanraja, S. M., & Liun, E. (2018). Reviu Implementasi Thorcon Molten Salt Reactor di Indonesia. Jurnal Pengembangan Energi Nuklir, 20(1), 53. https://doi.org/10.17146/jpen.2018.20.1.4083

Office of Nuclear Energy. (2021). 3 Reasons Why Nuclear is Clean and Sustainable | Department of Energy. https://www.energy.gov/ne/articles/3-reasons-why-nuclear-clean-and-sustainable

PP No. 79 Tahun 2014: Kebijakan Energi Nasional, 1 (2014).

Redmond, P. C. (2021). The Public Case for Thorium The Public Case for Thorium.

Ruslan. (2021). Status Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan dan Opsi Nuklir Dalam Bauran Energi Nasional. Jurnal Pengembangan Energi Nuklir, 23(1), 39–49.

Santoso, R. (2017). Kebijakan energi di Indonesia: Menuju kemandirian. Jurnal Analis Kebijakan, 1(1), 28–36.

Suhaemi, T. (2018). Prospek Desain Reaktor Berbahan Bakar Cair Molten Salt Reactor. Prosiding Seminar Nasional Teknoka, 3(2502), 64. https://doi.org/10.22236/teknoka.v3i0.2824

Udayakumar, S., Baharun, N., Rezan, S. A., Ismail, A. F., & Mohamed Takip, K. (2021). Economic evaluation of thorium oxide production from monazite using alkaline fusion method. Nuclear Engineering and Technology, 53(7), 2418–2425. https://doi.org/10.1016/j.net.2021.01.028

Wijanarko, B. (2019). Pengembangan Thorium Sebagai Sumber Energi Alternatif.

Downloads

Published

2022-12-29