Pengembangan Kurikulum Pendidikan Di Pusdik Zeni Kodiklat TNI AD Dalam Rangka Mendukung Operasi Militer Selain Perang

Rachmat Setiawibawa

Abstract


Abstract - The research raises about the Education Curiculum Development in the Education Center of the Army Engineers Kodiklat to Support Military Operations Other Than War (MOOTW). It is based on the phenomena of persistence of the lack of knowledge and skills of the soldiers Engineers either individually or in association units associated with the main task the Education Center of the Army Engineers as institutions that educate and train the soldiers of Engineers and is still taking place obstacles in the field whether they are administrative, technical and operational in support of the task MOOTW. Research questions, namely: How can Curiculum Development and how efforts to realize development of Curiculum Development in institutions of Engineers Education Centre Kodiklat Army so that soldiers and units of Engineers to support the task of Military Operations Other Than War optimally.

Theories and concepts used to analyze the research problem, namely the theory of Strategy, Organization, Synergy, Human Resources, Curriculum Development and MOOTW. The research method uses a qualitative method of collecting data through observation, interviews, and literature.

The results showed that the Education Center of the Army Engineers Kodiklat Army has been carrying out educational programs in accordance with the current curriculum. In general, the curriculum used today is more oriented to the tasks of Military Operations To War (OMP), while oriented curriculum MOOTW tasks are still very limited. By looking at phenomena and task demands today and in the future, it is expected that their addition and refinement of the subject matter that relates specifically to the tasks MOOTW so as to address issues faced by soldiers and units of Engineers in the field ,

Conclusions from this research is the need for curriculum development in the Education Center of the Army Engineers which is implemented in the form of revising the existing curriculum by adding and refining the material  Engineers branches directly related to the duties MOOTW at various levels of existing relevant and continuous with the task at hand or by making courses specifically related to the tasks MOOTW so as to improve the knowledge and skills of soldiers and units of Engineers in support MOOTW task.

Keywords: Strategy, Curriculum Development, Synergy

 

Abstrak - Penelitian ini mengangkat tentang Pengembangan Kurikulum Pendidikan di Pusat Pendidikan Kodiklat Angkatan Darat untuk Mendukung Operasi Militer selain Perang (MOOTW). Hal ini didasarkan pada fenomena ketekunan kurangnya pengetahuan dan keterampilan para Insinyur tentara baik secara individu maupun dalam unit asosiasi yang terkait dengan tugas pokok Pusat Pendidikan Insinyur Angkatan Darat sebagai institusi yang mendidik dan melatih para prajurit Insinyur dan masih terdapat hambatan di lapangan apakah mereka bersifat administratif, teknis dan operasional dalam mendukung tugas MOOTW. Pertanyaan penelitian, yaitu: Bagaimana Pengembangan Kurikulum dan bagaimana upaya mewujudkan pengembangan Kurikulum Pembangunan di instansi Pusat Pendidikan Insinyur Angkatan Kodiklat sehingga tentara dan satuan Insinyur mendukung tugas Operasi Militer selain perang secara optimal. Teori dan konsep yang digunakan untuk menganalisa masalah penelitian, yaitu teori Strategi, Organisasi, Sinergi, Sumber Daya Manusia, Pengembangan Kurikulum dan MOOTW. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif untuk mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan literatur.

Hasilnya menunjukkan bahwa Pusat Pendidikan Angkatan Darat Angkatan Darat Kodiklat Angkatan Darat telah melaksanakan program pendidikan sesuai dengan kurikulum saat ini. Secara umum, kurikulum yang digunakan saat ini lebih berorientasi pada tugas Operasi Militer Untuk Perang (OMP), sedangkan kurikulum yang berorientasi pada tugas MOOTW masih sangat terbatas. Dengan melihat fenomena dan tuntutan tugas hari ini dan ke depan, diharapkan penambahan dan penyempurnaan materi pokok yang terkait secara khusus dengan tugas MOOTW sehingga bisa mengatasi permasalahan yang dihadapi tentara dan satuan Insinyur di lapangan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlunya pengembangan kurikulum di Pusat Pendidikan Insinyur Angkatan Darat yang diimplementasikan dalam bentuk merevisi kurikulum yang ada dengan menambahkan dan menyempurnakan materi cabang Insinyur yang terkait langsung dengan tugas MOOTW pada berbagai tingkatan yang ada terkait dan berkesinambungan atau dengan membuat kursus yang secara khusus terkait dengan tugas MOOTW, sehingga bisa meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentara dan satuan Insinyur dalam mendukung tugas MOOTW.

Kata kunci: Strategi, Pengembangan Kurikulum, Sinergi


Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Buku

H. Abdullah Idi (2011). Pengembangan Kurikulum : Teori dan Praktek. Jogjakarta : Ar Ruzz Media,

Zaenal Arifin (2012). Konsep dan Model Pengembangan Kurikulum. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya

H. Oemar Hamalik (2009). Dasar-dasar Pengembangan Kurikulum. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya

Akdon (2011). Strategic Management For Educational Management. Bandung : Alfabeta

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Cetakan kesembilan. Bandung : Alfabeta.

Satori, D. & Aan K. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : Alfabeta

Moleong, Lexy, (2005).Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Arikunto. S. (2005). Manajemen Penelitian. Jakarta : Rineka Cipta.

Nana Syaodih Sukmadinata (2008). Pengembangan Kurikulum Teori dan Praktek. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya

Sondang P. Siagian. MPA (2014). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta : Bumi Aksara.

Sukiman (2015). Pengembangan Kurikulum Perguruan Tinggi. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya

Gatot Nurmantyo. (2014).Peran Pemuda Dalam Menghadapi Proxy War.

Ismail Solihin. (2012). Manajemen Strategik. Jakarta : PT. Gelora Aksara Pratama..

Gatot Nurmantyo. (2015). Memahami Ancaman, Menyadari Jati Diri Sebagai Modal Membangun Menuju Indonesia Emas.

Dedi Hadian. (2013). Prilaku Keorganisasian. Bandung : LoGoz Publishing.

Hendayat Soetopo dan Wasty Soemanto (1993) tentang Prinsip-Prinsip Dasar Pengembangan Kurikulum. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

Naskah Departemen Sesko TNI “Rencana Kontijensi” (2013) disebutkan bahwa OMSP

Moeldoko (2015, Oktober). Jakarta “Operasi Militer Selain Perang : Sumber atau Solusi Masalah ?”. Makalah disampaikan pada Diskusi tentang OMSP

Kementrian Pertahanan. (2014). Buku Putih Pertahanan Indonesia 2014. Jakarta : Kementrian Pertahanan

Robins Stephen P (2002), Perilaku Organisasi (terjemahan), Erlangga Jakarta.

Ivancevich John M., Donelly James H., Gibson James L, Management Principle and Function, fourt edition, Richard D. Irwin. Inc. USA.

Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta.

Covey, S. R. (2004). The 7 Habits of Highly Effective People. Jakarta : Sumargi Rahardjo. mgi.

Usman, H. & Akbar, P. S. (2004). Metodologi Penelitian Soisal. Jakarta : PT Bumi Aksara.

Peraturan/Perundang-undangan

Undang-Undang RI Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.

Undang-undang RI No. 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas

Undang-Undang RI Nomor 34 Tahun 2004, tentang Tentara Nasional Indonesia

Peraturan Kasad Nomor Perkasad/31/VIII/2010, tentang Tugas Pokok Kodiklat TNI-AD

Skep Kasad Nomor: Skep/179/VII/2004 (Buku Petunjuk Pembinaan tentang Pendidikan)

Peraturan Kepala Staf Angkatan Darat Nomor Perkasad : 11-02/IV/2011 tentang Alins/Alongin

Peraturan Kepala Staf Angkatan Darat Nomor Perkasad : 08-02/IV/2011 tentang Tenaga Pendidik.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 View My StatCounter