Strategi Metode Binter Satuan Komando Kewilayahan Untuk Mengatasi Terorisme di Wilayah Kodim 0735/Surakarta

Educ Permadi Eko P.B., Pujo Widodo, Anton Imam Santosa

Abstract


Abstrak--Kodim 0735/Surakarta melaksanakan Pembinaan Teritorial di wilayahnya dengan metode Komunikasi Sosial, Pembinaan Perlawanan Wilayah dan Bakti TNI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bagaimana pengaruh strategi metode Pembinaan Teritorial Satkowil untuk mengatasi terorisme di wilayah. Penelitian ini merupakan penelitian sosial yang bersifat kualitatif. Sumber data yang dipergunakan meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, serta didukung studi dokumentasi dan triangulasi. Analisis data kualitatif dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian dilakukan di wilayah Kodim 0735/Ska, Jawa Tengah. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa strategi Pembinaan Teritorial Kodim 0735/Ska melalui metode Pembinaan Perlawanan Wilayah, Komunikasi Sosial dan Bakti TNI  dapat berpengaruh terhadap upaya mengatasi terorisme di daerah. Kegiatan berupa pembangunan fisik dan non fisik ditujukan untuk membatu kesulitan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraannya. Dengan strategi tersebut maka dapat merebut hati rakyat dan terciptanya kemanunggalan TNI - Rakyat. Sekaligus sebagai deradikalisasi, temu dini dan pencegahan terhadap kelompok-kelompok radikal yang dapat mengarah pada tindak terorisme di daerah. Di wilayah Surakarta terdapat kelompok Radikal Kanan, Radikal Kiri dan Radikal Lainnya yaitu banyaknya mantan teroris, kelompok PKI Gaya baru dan pendukung separatisme OPM yang dapat berpotensi menimbulkan konflik dan terorisme. Penanggulangan terorisme harus dilakukan secara bersama-sama institusi lain dan Pemerintah Daerah serta unsur masyarakat agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Kata Kunci: Strategi, Binter, Satkowil, Terorisme

 

Abstract--District Military Command 0735 / Surakarta implement Territorial Development in the region by fostering method Social Communication, National Security, and  Bakti TNI. This study aims to analize how to influence the strategy of the method of Territorial Development of counter-terrorism in the area. This study is a qualitative social research. Sources of data used included primary data and secondary data. The technique of collecting data using interviews, observation, and supported by documentary studies and triangulation. Qualitative data analysis conducted with data reduction, data presentation and conclusion. The study was conducted in the District Military Command 0735 / Ska. Based on this study showed that the strategy of the Territorial Development District Military Command 0735 / Ska through coaching methods Regional Resilience, Social Communication and Bakti TNI can affect the handling of terrorism in the region. Activities such as construction of the physical and non-physical is intended to petrify the difficulties of society and welfare. With these strategy, it can win the hearts of the people and the creation of oneness TNI - People. As well as a de-radicalization, gathering early and prevention of radical groups which can lead to acts of terrorism in the area. In the Surakarta’s region there are groups of Radical Right, Left Radicals and Radical Another. The number of former terrorists, a group of PKI Gaya Baru and OPM  that can potentially lead to conflict and terrorism. Counter-terrorism must be conducted jointly other institutions and local governments and community elements in order to obtain maximum results.

Keywords: Strategy, Territorial Development, Region Command Unit, Terrorism


Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Djelantik, S., 2010, ”Teroris Bukan Aktor Negara dalam Hubungan Internasional”, dalam Andre Pareira (Ed) Perubahan Global dan Perkembangan Studi Hubungan Internasional, Parahyangan Center for Internasional Studies, Citra Aditya Bakti, Bandung.

Hadi,Usman (2018, 14 Mei ), Pengamat UGM : Ada Ego Sektoral dalam Revisi UU Antiterorisme, Sleman: Detik.com.

Hendropriyono, A.M., 2009, Terorisme Fundamentalis Kristen, Yahudi, Islam, PT. Kompas Media Nusantara, Jakarta.

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (2015). Buku Putih Pertahanan Negara.

Mabesad, 2004, Buku Petunjuk Operasi tentang Binter.

Mabesad, 2011, Buku Petunjuk Induk tentang Pembinaan Teritorial.

Pela, Darwin Ahmad, 2016. Problem Implementasi Strategi. Jakarta, Aida Infini Maksima.

Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahub 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Peraturan Kasad Nomor Perkasad/29-02/XII/2012 Tanggal 27 Desember 2012 tentang Buku Petunjuk Teknik Pembinaan Perlawanan Wilayah.

Peraturan Kasad Nomor Perkasad/37-02/XII/2012 Tanggal 27 Desember 2012 tentang Buku Petunjuk Teknik Komunikasi Sosial

Samodro, Dewanto (2017, 20 Februari), Indonesia satu satunya negara Tanpa UU Keamanan Nasional, Jakarta : Antaranews.com.

Sedarmayanti, 2014. Manajemen Strategi, Bandung, Refika Aditama.

Setara, 2012. Dari Radikalisme Menuju Terorisme Studi Relasi dan Transformasi Organisasi Islam Radikal di Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta, Pustaka Masyarakat Setara. Jakarta.

Supriyatno, Makmur,2017. Tentang Perang Bagian I Terjemahan “ On War” Carl Von Clausewitz. Jakarta, Makmur Cahaya Ilmu, 2017.

UU RI No. 5 Tahun 2018 tentang Perubahan atas UU RI No. 15 Tahun 2003 tentang Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi Undang-Undang.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 View My StatCounter