Penyelenggaraan Program Bela Negara KODIM 0609/Kabupaten Bandung kepada Generasi Muda di Kota Cimahi

Authors

  • Sarjono Sarjono Program Studi Strategi Perang Semesta Universitas Pertahanan

DOI:

https://doi.org/10.56555/sps.v3i1.15

Abstract

Abstrak - Kota Cimahi sebagai bagian wilayah Kabupaten Bandung telah menjadikan kota yang penting, dilihat dari berbagai aspek kehidupan, baik aspek politik, ekonomi, sosial dan budaya. Kodim 0609/Kabupaten Bandung memiliki tanggung jawab pembinaan masyarakat Kota Cimahi.  Kaum muda di Kota Cimahi menghadapi dua masalah besar yakni pertama masalah sosial, seperti penggunaan napza dan obat-obat terlarang, pergaulan bebas dan kegiatan negatif. Masalah kedua yang menyangkut, semangat berkebangsaan, rasa persatuan dan kesatuan yang dikhawatirkan berdampak kepada rendahnya semangat bela negara. Dalam pengamatan awal ada kesan bahwa generasi muda di wilayah Cimahi kurang bersosialisasi dengan Kodim 0609/Kabupaten Bandung. Melalui penelitian yang dilaksanakan, didapatkan hal yang cukup signifikan terkait dengan salah satu tugas Kodim 0609/Kabupaten Bandung, yakni pembinaan teritorial khususnya pembinaan demografi. Tidak terdapat Program Kerja yang mengarah kepada pembinaan generasi muda. Mengingat pembinaan demografi sangat prinsip dalam penyiapan kekuatan pertahanan, maka disarankan agar Kodim 0609/Kabupaten Bandung, penting membuat program yang terkoordinir dengan instansi terkait khususnya Pemkot Cimahi. Kodim 0609/Kabupaten Bandung sebagai unsur terdepan dalam menjalankan fungsi pembinaan teritorial dalam rangka pertahanan negara telah menjadikan kedudukannya adalah sangat strategis.  Untuk mengoptimalkan agar memberikan pengetahuan manajemen, membuat visi dan  misi, meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait, sehingga saling mendukung dan melengkapi sumber daya yang ada, Meningkatkan teknik berbicara dimuka umum kepada seluruh aparat teritorial dijajarannya dan dapat meningkatkan kemampuannya dalam memberikan pengarahan, serta melatih Bela Negara.  Dengan demikian diharapkan penyelenggaraan program Bela Negara akan lebih optimal.

Kata Kunci:  Peran Kodim 0609/Kabupaten Bandung, Bela Negara, Generasi Muda

 

Abstract --The City of Cimahi is a part of Bandung area, which has become a strategic city based on all aspect of life perspective. Those aspects are ideology, economic, social and culture. Bandung’s 0609 Military Command Area has responsibility to cultivate residents of Cimahi City.  The youth of Cimahi City have two huge problems namely the first is social issues including narcotics, drugs, and another negative activity. Second, is about nationalism as residents of the Republic of Indonesia. Those problems link with the matters of social solidarity and national spirit as an Indonesian. It needs consideration, because it will influence the value of nationalism and could make disintegration. This research has used a quantitative method and management theory. This theory is a process of decision maker and it is fundamental to build a policy. Cimahi Junior high School will become an object of this research. The results of analyzing have found some problem which is caused problems of the 0609 Military Command Area when conducting nationalism program for youth of Cimahi City. The main problem is the ability of human resources. They do not have knowledge of management, so it will cause the differences between planning and actuating. Bandung 0609 Military Command Area is a pioneer to run the territorial defense management in Cimahi City. It makes the City of Cimahi will become more important. To optimize that program, there are some suggestions as follow, increasing the understanding of the soldiers of Bandung 0609 Military Command Area about management. Build a target of that program, coordination with the government employee. The important thing is directions for soldiers in Bandung 0609 Military Command Area. If we could manage all problems, the nationalism programs will optimum.

Key Words: Military Command District, Nationalism, Youth

Author Biography

Sarjono Sarjono, Program Studi Strategi Perang Semesta Universitas Pertahanan

Program Studi Strategi Perang Semesta Universitas Pertahanan

References

Daftar Pustaka

Buku

Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta.

Arikunto (2013) “Prosedur Penelitian”. Jakarta; PT Rineka Cipta

Burhan (2001) “Metodologi Penelitian Sosial”. Surabaya; Airlangga University Press.

Creswell, John (2014). “Research design”. Jakarta; Pustaka Pelajar.

Covey, S. R. (2004). The 7 Habits of Highly Effective People. Jakarta : Sumargi Rahardjo. mgi.

Dale S. Deardorff DM dan Greg Williams. (2006). Synergy Leadership in Quantum Organizations. Fesserdorff Consultants

Dede Mariana (2010). “Otonomi Daerah Dan Kebijakan Publik”, Bandung: Lapsindo.

Makmur (2016) “ Tentang Perang terjemahan On War Carl Von Clausewitz”. Jakarta: CV.Makmur Cahaya Ilmu

Nugroho, Riant, (2009). “Public Policy, Dinamika Kebijakan”. Jakarta: PT. Alex Media Komputindo – Kelompok Gramedia.

Prabowo, J. S. (2012). Desain pertahanan Negara Aspek Militer. Jakarta : PPSN. Satori, D. & Aan

Riant (2014). “Metodologi Penelitian”. Jakarta: Pustaka Pelajar.

Sedarmayanti (2016).”Mananjemen strategi” Jakarta: Aditama.

Soegiyono. (2013). “Metode Penelitian Administrasi”. Bandung : Alfabeta.

Sutarto, (1985). Dasar-dasar Organisasi. Yogyakarta : Gadjah Mada University

Tunas (2010). “Memahami Dan Memecahkan Masalah Dengan Pendekatan Sistem”. Jakarta: PT Nimas Ultima.

Regulasi

Dirpothan (2014). “Kebijakan Bidang Potensi Pertahanan”, Jakarta: Kemenetrian Pertahanan RI.

Kasad (2007). “Bujuknik tentang Binter Surat Keputusan Kasad Nomor Skep 98/V/2007”. Jakarta: Mabesad.

Kasad (2004). “Bujuknik tentang Sikap Teritorial Surat Keputusan Kasad Nomor Skep 511/XII/2004.” Jakarta: Mabesad.

Kasad (2003). “Bujuknik tentang Lima Kemampuan Teritorial Surat Keputusan Kasad Nomor Skep 508/XII/2003”. Jakarta: Mabesad.

Menteri Pertahanan RI (2014). “Buku Putih Kebijakan Pertahanan Negara”. Jakarta: Kementerian Pertahanan RI.

Undang Undang RI Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.

Undang Undang RI Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.

Undang Undang RI Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

Jurnal

Deka (2012). “Interaksi Sosial Antar Etnis Di Pasar Gang Baru Pecinan Semarang Dalam Perspektif Multikultura”. Semarang : Jurnal of educational social study Universitas Negeri Semarang.

Fitri (2014). “Peran Orang Tua Dalam Menanamkan Kesadaran Politik” Surabaya:. Jurnal Kajian kewarganegaraan volume 1.

Mulyono, (2009). “Optimalisasi Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Dalam Rangka Mendukung Sistem Pertahanan Semesta”. Jakarta: Jurnal Yudhagama, Vol. 1, No. 245, Tahun 2009.

Mahifal (2016). “Membangun keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui pembinaan idiologi dan wawasan kebangsaan”. Pakuan: Jurnal Pedagogia FKIP‐Unpak

Wastiono dan Sadu (2010). “Menuju Desentralisasi Berkeseimbangan”. Jakarta; Jurnal Ilmu Politik, edisi 21: 31-50.

Downloads

Additional Files

Published

2017-07-21