ANALISIS KARAKTERISTIK MATERIAL PADAT (AMMONIUM PERCHLORATE) PROPELAN KOMPOSIT TERHADAP KINERJA PROPELAN LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL (LAPAN) DALAM RANGKA PENGUASAAN TEKNOLOGI PROPELAN

Authors

  • Jones Hutauruk Universitas Pertahanan Indonesia
  • Romie Oktovianus Bura Universitas Pertahanan Indonesia
  • Heri Budi Wibowo Universitas Pertahanan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33172/tsj.v2i1.578

Abstract

Komposisi ammonium perchlorate dalam propelan komposit sekitar 75-85 %, dengan kandungan demikian ammonium perchlorate adalah material padat terpenting dalam propelan komposit. Propelan komposit merupakan bahan bakar pada roket dan rudal militer. Sebagai oksidator, ammonium perchlorate memiliki peran penting terhadap kinerja propelan LAPAN. Kinerja propelan LAPAN saat ini masih belum dapat mencapai standar, hal ini diprediksi oleh pengaruh dari karakteristik ammonium perchlorate dalam negeri yang mana masih rendah. Strategi dalam meningkatkan karakteristik ammonium perchlorate dalam negeri dan mengejar ketertinggalan dengan negeri-negara maju adalah dengan menganalisis bahan baku impor dari China dan Korea Selatan. Permasalahan yang akan diteliti adalah karakteristik ammonium perchlorate C200, H200 dan L200 yang digunakan seperti ukuran partikel, bentuk partikel, luas permukaan, dan luas permukaan partikel. Tujuan penelitian ini ialah melakukan analisis terhadap karakteristik ammonium perchlorate C200, H200 dan L200 sebagai penyusun propelan komposit, dan parameter yang paling berpengaruh terhadap rendahnya kinerja propelan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif variabel terukur langsung dengan desain eksperimental di Laboratorium. Populasi pada penelitian ini adalah propelan komposit dengan sampel ammonium perchlorate dari China, Korea Selatan dan Indonesia (LAPAN). Instrument yang digunakan untuk memperoleh data adalah PSA (particle size analyzer), SEM, dan BET. Hasil dari penelitian ini diperoleh karakteristik material berupa ukuran partikel C200, H200 dan L200 adalah 265 µm, 236 µm, dan 242 µm. Diperoleh juga luas permukaan partikel sebagai berikut 1,104 m2/g, 5,561 m2/g, dan 2,972 m2/g. Bentuk partikel C200, H200 dan L200 ialah 0,68, 0,38 dan 0,33, dengan roundness 0,57, 0,79 dan 0,63.  Surface area merupakan parameter yang berpengaruh terhadap laju bakar yang mana juga memiliki pengaruh besar terhadap kinerja propelan. Hasil dari penenelitian ini penting untuk meningkatkan kinerja propelan LAPAN melalui peningkatan karakteristik ammonium perchlorate dalam negeri sehingga tercapai kemandirian bahan baku dan penguasaan teknologi propelan.

Kata Kunci: Karakteristik Ammonium Perchlorate, Propelan Komposit, Kinerja Propelan, Pertahanan, LAPAN

References

Jurnal

Anwar, Syaiful,” Penguasaan Teknologi Pertahanan Oleh Sdm”, Jurnal Pertahanan, Vol.5, No.1, 2015, hlm 15-20

Bakara, Jakondar,” Dampak MTCR Terhadap Bahan Baku Propelan”, Jurnal Dirgantara, 2006, Vol.7,2006, No.1, Hlm.17-20

Chaturvedi, S., & Dave, P. N. Solid propellants: AP/HTPB composite propellants. Arabian Journal of Chemistry, Vol.12, 2019, No.8, Hlm. 2061–2068. https://doi.org/10.1016/j.arabjc.2014.12.033

Degirmenci, Ercan,” Effects of grain size and temperature of double base solid propellants”, Journal of Fuel, Vol.146, No. 1, 2015, hlm 95-102.

Jain, Sunil, et al, “Size and Shape of Ammonium Perchlorate and their Influence on Properties of Composite Propellant”, Defence Science Journal, Vol. 59, 2009, hal 294-299.

Morrow, G. R., & Petersen, E. L. (2017). The effects of AP particle size and concentration on AP/HTPB composite propellant burning rates. AIAA SciTech Forum - 55th AIAA Aerospace Sciences Meeting, (January), 1–10. https://doi.org/10.2514/6.2017-0831

James, C. Thomas, “Comprehensive Study of Ammonium Perchlorate Particle Size/Concentration Effects on Propellant Combustion”, Journal of Propulsion And Power,2019. Texas A&M University.Texas.

Wibowo, H. B. (2018). Current solid propellant research and development in Indonesia and its future direction. Journal of Physics: Conference Series, 1130(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1130/1/012027

Wibowo, H.B,” Perkiraan Impuls Jenis (Isp) Propelan Komposit Padat Berdasarkan Pengaruh Binder Sistem”, Jurnal Iptek Material, Vol. 1 Tahun 2001.

Wibowo, H.B,” Kajian Program Peningkatan Kinerja Propelan Komposit Berbasis Ap/Htpb/Al (Program Review of Increasing The Performance of Composite Propellant Base Ap/Htpb/Al)”, Jurnal Teknologi Dirgantara Vol.16 No.2, 2018, hlm.124.

Yogaswara, H.Y., “Strategi Percepatan Penguasaan Teknologi dan Industri Pertahanan: Studi Kasus Korea Selatan”, Defendonesia, Vol 3, No. 1,2017, hal .4.

Buku

Ferreira, T., & Rasband, W, “ImageJ User Guide”, 2012 (Kanada: National Institutes of Health, Bethesda, MD.

Nendra, Ari.Lasinta & Wibawa, Merancang Komponen Roket 3D dengan Autodesk Inventor Professional 2017, (Solo: bukukatta, 2018).

Website

Anonim, “The relationship between the particle size and surface area”. Retrived from https://www.microtrac.com/applications/knowledgease/specific-surface-area/, diakses pada 18 Januari 2020.

Sjafrie Sjamsoeddin,” Menentukan Instrumen Penangkalan.” dalam https://sjafriesjamsoeddin.id/menentukan-instrumen-penangkalan/ ,12 Okotober 2017, diakses pada 4 Februari 2020.

Downloads

Published

2020-03-09