STRATEGI PENCEGAHAN ANCAMAN TERORISME DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL ADISUTJIPTO

Lilik Setyawati

Abstract


Bandar Udara Adisutjipto memiliki potensi menjadi sasaran ancaman terorisme. Dampak dari ancaman terorisme tersebut akan menjadi semakin besar karena Adisutjipto bukan hanya bandara sipil tetapi juga merupakan pangkalan militer yang digunakan sebagai tempat latihan para penerbang TNI AU sehingga berstatus sebagai civil enclave airport. Penelitian ini mengkaji bagaimana potensi ancaman terorisme di Bandar Udara Internasional Adisutjipto dan bagaimana strategi pencegahan ancaman terorisme di Bandar Udara Internasional Adisutjipto. Melalui metode kualitatif, diperoleh hasil temuan berupa potensi ancaman terorisme di Bandar Udara Adisutjipto muncul dari dalam (internal) dan luar (eksternal). Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor internal berkaitan dengan SDM dan peralatan keamanan, sedangkan eksternal berkaitan dengan kargo, penumpang, dan penyusup. Untuk mengantisipasi potensi ancaman tersebut, Bandar Udara Adisutjipto perlu menyusun strategi. Dengan menggunakan Teori Strategi Ends-Ways-Means dari Lykke maka strategi pencegahan ancaman internal dan eksternal dapat dirumuskan. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa strategi yang berkaitan dengan SDM adalah pembinaan mental yang merupakan cara (ways) yang perlu dilakukan oleh pengelola Bandar Udara Adisutjipto dalam rangka membentengi personelnya (orang dalam) dari paparan pengaruh paham radikalisme (ends) dengan memaksimalkan fasilitas yang ada di Bandar Udara Adisutjipto (means). Untuk menciptakan rasa aman dan nyaman penumpang dan pengguna lain Bandar Udara Adisutjipto serta menjaga stabilitas keamanan di dunia penerbangan pada umumnya (ends) maka pengelola bandara perlu melakukan kegiatan pengadaan alat-alat keamanan tertentu seperti face recognition dan menambah jumlah Handheld Explosive Trace Detector dengan teknologi terbaru (ways) dengan didukung oleh kebijakan-kebijakan dari pemangku kepentingan, dalam hal ini PT Angkasa Pura I (means). Dari aspek eksternal, strategi Ends-Ways-Means digunakan untuk mencegah ancaman terorisme dari kargo, penumpang, dan penyusup.


Keywords


ancaman, bandar udara, strategi, terorisme, penerbangan

Full Text:

PDF

References


Buku

Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). California: SAGE Publications, Inc. Retrieved from https://doi.org/10.1007/s13398-014-0173-7.2 16/6/19

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. (2015). Buku Putih Pertahanan Indonesia 2015.

Manullang, Achmad C. (2006). Terorisme dan Perang Intelijen. Jakarta: Manna Zaitun.

Jurnal

Duchesneau, J., & Langlois, M. (2017). Airport attacks: The critical role airports can play in combatting terrorism. Journal of Airport Management, Vol.11(4), 342–354.

JBW Group International (2009) Supply Chain Security and ISO 28000. Insight Brief. June 2009.

Lykke, Arthur F, 1997. Defining Military Strategy. Military Review . 77 (1).

Sanur, Debora. (2018). Terorisme: Pola aksi dan antisipasinya, Info Singkat, Vol. 10 (10), 26.

Peraturan

Menteri Perhubungan Republik Indonesia (2015) Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor: PM 38 Tahun 2015 Tentang Standar Pelayanan Penumpang Angkutan Udara Dalam Negeri. Jakarta: Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Menteri Perhubungan Republik Indonesia (2015d) Peraturan Menteri

Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 153 Tahun 2015 Tentang Pengamanan Kargo dan Pos serta Rantai Pasok (Supply Chain) Kargo dan Pos yang diangkut dengan Pesawat Udara. Jakarta: Kementerian Perhubungan Republik Indonesia

Website

Aviation Insider Threat Team. (2017). Aviation Insider Threat: What We Know, Our Findings, and What We Recommend. Retrieved from https://www.dni.gov/files/PE/Documents/4---2017-AEP_Aviation-Insider-Paper.pdf Diakses 14 Mei 2019

Bloomenthal, Itay, eds. (2016). Flights Renewed in Istanbul. Israelis at the airport: It is chaos, we are exhausted. Retrieved from http://www.ynet.co.il/articles/0,7340,L-4821867,00.html Diakses 14 Mei 2019

Bramantoro, T (Ed). (2016) Sasaran Terorisme Lebih Banyak ke Objek Vital, Tempat Umum kata Mayjen TNI Abdul Rahman Kadir. Retrieved from https://www.tribunnews.com/nasional/2016/10/20/sasaran-terorisme-lebih-banyak-ke-objek-vital-tempat-umum-kata-mayjen-tni-abdul-rahman-kadir Diakses 19 Januari 2020

Kristanti, Eli. (2015). Menjaga Bandar Udara dan Bidang Penerbangan dari Ancaman Serangan Terorisme. Retrieved from https://www.kompasiana.com/elikristanti/555015140523bd221a07d703/ menjaga-Bandar Udara-dan-bidang-penerbangan-dari-ancaman-serangan-terorisme Diakses 16 Juni 2019

Lyden, Tom. (2014). INSIDER THREAT: Side-by-side with a future terrorist at MSP Airport. Fox 9. November 16. Retrieved from http://www.fox9.com/fox-9-mn-special-archive/1642467-story Diakses 14 Mei 2019

Stewart, Will. (2015). Russian plane crash: Bomb on tourist jet that crashed in Egypt was placed under a seat. Evening Standard. Retrieved from http://www.standard.co.uk/news/world/bomb-on-russian-tourist-jet-that-crashed-in-egyptwas-placed-under-a-seat-a3120741.html Diakses 14 Mei 2019


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Peperangan Asimetris

Jurnal Peperangan Asimetris is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.