STRATEGI PERTAHANAN NEGARA INDONESIA DALAM MENGHADAPI ANCAMAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE

Penulis

  • Azizah Nur Rahmatika Universitas Pertahanan RI

DOI:

https://doi.org/10.33172/pa.v8i2.1511

Abstrak

Artificial Intelligence (AI) adalah elemen penting dari era yang disebut sebagai Revolusi Industri Keempat. Teknologi dan aplikasi AI memiliki dampak yang luar biasa. AI telah mulai membuat dampak yang siginifikan dalam urusan militer dan strategis. Permasalahan penelitian adalah strategi pertahanan Indonesia dalam menghadapi ancaman AI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pertahanan Indonesia dalam menghadapi ancaman AI. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis, serta data diperoleh dari wawancara dan studi dokumentasi. Peneliti mewawancarai para informan yang telah ditunjuk dan mengumpulkan data sekunder, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisa data Miles-Huberman, Saldana tahun 2014. Hasil penelitian ini adalah AI merupakan ancaman terhadap pertahanan Negara,penggunaan AI dalam pertahanan Negara mempengaruhi superioritas militer maupun informasi. Strategi dalam menghadapi ancaman penggunaan AI dalam pertahanan meliputi pembuatan berbagai kebijakan, UU dan peraturan yang memadai sebagai dasar, pemantapan kemampuan intelijen untuk memahami perkembangan ancaman AI, pembangunan industri pertahanan dalam negeri, perekrutan dan pelatihan sumber daya manusia yang berkelanjutan, pembangunan kekuatan yang terintegrasi diantara komponen utama, cadangan dan pendukung. Sarana yang digunakan dalam menghadapi ancaman penggunaan AI dalam pertahanan adalah alat-alat dengan teknologi AI baik yang dibeli dari luar negeri atau diproduksi sendiri dalam negeri.

Referensi

Congressional Research Service. (2018). U.S. Ground Forces Robotics and Autonomous Systems (RAS) and Artificial Intelligence (AI): Considerations for Congress. CRS.

Corrigan, J. (2017, November 3). Three-Star General Wants AI in Every New Weapon System. Retrieved from Defense One:

https://www.defenseone.com/technology/2017/11/three-star-general-wantsartificial-intelligence-every-new-weapon-system/142239/.

Macri, G. (2016, September 13). NSA Chief Says Without Artificial Intelligence, Cyber ‘Is a Losing Strategy’. Retrieved from Inside Sources: https://www.insidesources.com/nsa-chief-without-ai-cyber-is-a-losingstrategy/#:~: text=Technology-,NSA%20Chief%20Says%20Without%20Artificial,Cyber%20'Is%20a%20Losing

%20Strategy'&text=Michael%20Rogers%2C%20who%20told%20Congress,%E2

%80%9Cis%20a%20losing%20s.

Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). (2016). OECD Science, Technology and Innovation Outlook 2016.

Roth, M. (2019, Februari 22). Artificial Intelligence in the Military – An Overview of

Capabilities. Retrieved from Emerj: https://emerj.com/ai-sectoroverviews/

artificial-intelligence-in-the-military-an-overview-of-capabilities/.

Svenmarck, Peter et al. (2018). Possibilities and Challenges for Artificial Intelligence in Military Applications. NATO Big Data and Artificial Intelligence for Military Decision Making Specialists’ Meeting. NATO Science and Technology

Organisation.

Weisgerber, M. (2017, September 19). Defense Firms to Air Force: Want Your Planes’ Data? Pay Up. Retrieved from Defense One: http://www.defenseone.com/technology/2017/09/military-planes-predictivemaintenance- technology/141133/

Work, R. O., & Brimley, S. (2014). 20YY: Preparing for War in the Robotic Age. Washington D.C.: Center for a New American Security.

Diterbitkan

2022-12-29

Cara Mengutip

Rahmatika, A. N. (2022). STRATEGI PERTAHANAN NEGARA INDONESIA DALAM MENGHADAPI ANCAMAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE. Peperangan Asimetris (PA), 8(2), 69–85. https://doi.org/10.33172/pa.v8i2.1511