PERAN KOMANDO SEKTOR II/MAKASSAR DALAM MENGHADAPI ANCAMAN MELALUI ALUR LAUT KEPULAUAN INDONESIA (ALKI) II DAN III

Penulis

  • Janner Halomoan Silalahi Republik Indonesia Differens University
  • Suwito Republik Indonesia Differens University
  • Rudi Sutanto Republik Indonesia Differens University

DOI:

https://doi.org/10.33172/spl.v10i1.14906

Kata Kunci:

ALKI, kedaulatan udara, ancaman udara, teknologi alutsista, keamanan udara

Abstrak

Kedaulatan wilayah udara nasional merupakan tanggung jawab TNI AU sebagai bagian integral dari TNI yang meliputi pertahanan, penegakan hukum, dan keamanan wilayah udara sesuai hukum nasional dan internasional, serta pengembangan kekuatan dan pemberdayaan wilayah pertahanan udara. Di era perang modern, kemajuan teknologi alutsista menghadirkan ancaman serius bagi Indonesia untuk mencapai keunggulan dalam operasi pertahanan udara. Penelitian ini mengangkat masalah meningkatnya ancaman terhadap keamanan wilayah udara di kawasan ALKI II dan III, yang mencakup jalur penerbangan strategis di perairan Indonesia bagian tengah dan timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran Komando Sektor II/Makassar dalam menjaga dan mengamankan kawasan udara tersebut dari berbagai ancaman, baik yang bersifat tradisional seperti pelanggaran wilayah udara dan aktivitas ilegal, maupun non-tradisional seperti terorisme udara dan penyelundupan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan studi dokumen. Teori yang digunakan sebagai landasan adalah teori keamanan udara dan teori pertahanan udara. Dalam kajian ini, peraturan perundang-undangan yang dijadikan acuan antara lain Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, PP No. 37 Tahun 2002 tentang Hak dan Kewajiban Kapal dan Pesawat Udara Asing dalam melaksanakan Hak Lintas ALKI, serta berbagai peraturan terkait keamanan dan pertahanan udara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komando Sektor II/Makassar berperan strategis dalam operasi pengamanan wilayah udara ALKI II dan III melalui koordinasi lintas sektor, patroli udara rutin, dan kerjasama internasional. Namun, terdapat tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan teknologi yang harus diatasi untuk meningkatkan efektivitas pengamanan.

Referensi

Angrosino, M. (2007). Doing Ethnographic and Observational Research. Doing Ethnographic and Observational Research. Sage.

Batool, Hafiza Syeda Azkia. (2023). Teori Air Power: Pentingnya Penguasaan dan Pengendalian Ruang Udara Menurut General Giulio Douhet. Teori Air Power: Pentingnya Penguasaan dan Pengendalian Ruang Udara Menurut General Giulio Douhet.

Braun, V., & Clarke, V. . (2006). Using thematic analysis in psychology. Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology.

Buzan, B. (2009). The Evolution of International Security Studies. Cambridge: Cambridge University Press.

Buzan, B., Wæver, O., & De Wilde, J. . (1998). Security: A new framework for analysis. Security: A new framework for analysis., Lynne Rienner Publishers.

Cox, T., Taylor, R., & Pelled, L. (1993). Principles of Management. Principles of Management. New York: John Wiley & Sons.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. esearch Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Sage.

Douhet, G. . (1921). The Command of the Air. Washington D.C.: Air Force History and Museums Program.

Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P. (2021). Bobcat Transformasi Kekuatan Udara di Era Modern. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Irvan Husni Saugi. (2020, April 24). Laboratorium Satelit Nano Universitas Telkom. Retrieved from nesr.labs.telkomuniversity.: https://nesr.labs.telkomuniversity.ac.id./implementasi-ads-berbasis-rtos-pada-satelit-nano

Koopsudnas. (2023). Keputusan Panglima Koopsudnas Nomor Kep/97/VII/2023 tentang Prosedur Tetap Operasi Pertahanan Udara. Jakarta: Koopsudnas.

Kosek II. (2023). Data Monitoring Unscheduled Flight Melalui ALKI II dan III Tahun 2023. Makassar: Kosek II.

Kosekhanudnas II. (2018). Letter of Operation Coordination Agreement (LOCA) antara Kosekhanudnas II dengan Perum LPPNPI cabang MATSC. Makassar: Kosek II.

Kvale, S., & Brinkmann, S. (2009). InterViews: Learning the Craft of Qualitative Research Interviewing. nterViews: Learning the Craft of Qualitative Research Interviewing. Sage.

LPPNPI Airnav. (2019). Profil Perum LPPNPI Airnav Indonesia. Profil Perum LPPNPI Airnav Indonesia, 37–109.

Meyer, J. W., & Rowan, B. . (1977). Institutionalized Organizations: Formal Structure as Myth and Ceremony. Institutionalized Organizations: Formal Structure as Myth and Ceremony. American Journal of Sociology, , 83(2), 340-363.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis. Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). Sage.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Patton, M. Q. (2015). Qualitative Research & Evaluation Methods. Qualitative Research & Evaluation Methods (4th ed.). Sage.

Presiden RI. ( 2002). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2002 Tentang Hak Dan Kewajiban Kapal Dan Pesawat Udara Asing Dalam Melaksanakan Hak Lintas Alur Laut Kepulauan Melalui Alur Laut Kepulauan Yang Ditetapkan. Jakarta.

Presiden RI. (2002). Peraturan Pemerintah RI Nomor 37 Tahun 2002 tentang Hak dan Kewajiban Kapal dan Pesawat Udara Asing dalam Melaksanakan Hak Lintas Alur Laut Kepulauan. Jakarta: Sekretariat Negara.

Presiden RI. (2002). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. Jakarta: Sekretariat Negara.

Presiden RI. (2004). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia. Jakarta: Sekretariat Negara.

RNS. (2024, Juni 26). Airspace Review Aviation & Defense. Retrieved from https://www.airspace-review.com/2024/06/26/kasau-marsekal-tonny-mengunjungi-pabrik-dassault-di-prancis-dan-melihat-produksi-jet-tempur-rafale-pesanan-indonesia/

Sethi, M. . (2015). Intelligence: Analyzing Information from Multiple Sources. New Delhi: Sage Publications.

Sethi, Mousemi. (2015). Teori Intelijen: Pengumpulan Informasi Komprehensif dan Akurat Mengenai Ancaman Udara. Teori Intelijen: Pengumpulan Informasi Komprehensif dan Akurat Mengenai Ancaman Udara.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Timan, T., & Koops, B. (2017). Surveillance Theory and its Implications for Law Surveillance Theory and its Implications for Law. Surveillance Theory and its Implications for Law Surveillance Theory and its Implications for Law., 1–17.

Timan,T. (1953). Surveillance and Society. Surveillance and Society. London: Routledge.

TNI. (2019). Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/545/V/2019 tentang Doktrin TNI AU Swa Bhuwana Paksa. Jakarta: TNI.

TNI. (2023). Keputusan Panglima Koopsudnas Nomor Kep/97/VII/2023 tentang Prosedur Tetap Operasi Pertahanan Udara. Jakarta: TNI.

Westberg, A. (2014). Military Reconnaissance: Concepts and Applications. Stockholm: Swedish Defence Research Agency.

Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods . Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). Sage.

Diterbitkan

2024-06-26

Cara Mengutip

Silalahi, J. H., Suwito, & Sutanto, R. (2024). PERAN KOMANDO SEKTOR II/MAKASSAR DALAM MENGHADAPI ANCAMAN MELALUI ALUR LAUT KEPULAUAN INDONESIA (ALKI) II DAN III. Jurnal Strategi Pertahanan Laut, 10(1), 80–121. https://doi.org/10.33172/spl.v10i1.14906