KONSEP DESAIN PELURU KENDALI UNTUK KAPAL CEPAT RUDAL INDONESIA

Authors

  • Fuji Dwiastuty Program Studi Teknologi Persenjataan Cohort 9, Fakultas Teknologi Pertahanan, Universitas Pertahanan.
  • Romie Oktovianus Bura Fakultas Teknologi Pertahanan, Universitas Pertahanan.
  • Robertus Heru Triharjanto Pusat Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa, LAPAN.

DOI:

https://doi.org/10.33172/tsj.v1i1.438

Abstract

KONSEP DESAIN PELURU KENDALI UNTUK KAPAL CEPAT RUDAL INDONESIA

Abstrak – Kapal Cepat Rudal (KCR) adalah alat pertahanan dan kemanan (alpahankam) yang menjadi bagian dalam operasi penjagaan wilayah perbatasan laut Indonesia yang digunakan TNI AL. KCR diperkuat dengan persenjataan peluru kendali (rudal) anti kapal permukaan. Teknologi rudal menjadi bagian dalam tujuh prioritas kemandirian alat utama sistem persenjataan (alutsista) Indonesia, sehingga untuk mendukung program tersebut penelitian ini akan berfokus pada desain konsep sistem rudal anti kapal permukaan, sebagai tahap awal dalam proses pengembangan teknologi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan standar umum dan teknis untuk rudal anti kapal yang diperuntukkan bagi KCR. Metoda yang dilakukan pada penelitian ini adalah melakukan analisis kebutuhan, dengan mengambil data primer dari TNI AL dan sekunder dari negara–negara tetangga yang mempunyai alutsista sejenis. Dari pengolahan data  disimpulkan  bahwa rudal yang diperlukan adalah tipe jelajah jarak menengah, sehingga sistem propulsinya : solid booster dan turbojet sustainer, kecepatan terbang  : 0.8–0.9 Mach, ketinggian terbang <30 m, dan sistem pemandunya : GPS-INS dan radar aktif.  Parameter utama rudal, yang diantaranya dibatasi oleh kapasitas KCR, adalah panjang: 4.3 – 6.3 m, diameter: 0.28 – 0.44 m, lebar sayap 0.6-1.6 m, dan berat <1000 kg.

Kata Kunci: Desain Konseptual, Rudal, KCR, Alutsista

 

CONCEPTUAL DESIGN OF ANTI-SHIP MISSILE FOR FAST MISSILE BOAT INDONESIA

Abstract : Fast Missile Boat (FMB) is one of system defense that can be used to secure Indonesian sea borders. The system is used by Indonesian Navy, and are equiped with surface anti-ship missiles. Missile technology is one of the seven priorities in Indonesia main weapons systems technology mastering. Therefore, this research focus on the conceptual design of the anti-ship missile system, which is the initial stage in the process of developing the technology. This research aims to obtain a system configuration for anti-ship missiles that can be installed in FMB. The  method carried out in this study is  conducting need analysis to obtain design requirements, by taking primary data from Indonesian Navy and secondary data from neighbour countries that have similar defense equipment. From the data analysis conclude that shows that anti-ship missile needed is medium range cruise missile type, so that its propulsion are solid booster and turbojet sustainer, with flight speed 0.8 - 0.9 Mach, flight altitude <30 m, and guidance system of GPS-INS and active radar.  The missile main parameters, which mainly limited by the capacity of FMB are  length: 4.3 - 6.3 m, diameter: 0.28 - 0.44 m, lebar sayap 0.6-1.6 m, dan berat < 1000 kg. 

 Keywords:  Conceptual design, Missile, FMB, Primary Weapon System

Author Biographies

Fuji Dwiastuty, Program Studi Teknologi Persenjataan Cohort 9, Fakultas Teknologi Pertahanan, Universitas Pertahanan.

Program Studi Teknologi Persenjataan Cohort 9, Fakultas Teknologi Pertahanan, Universitas Pertahanan.

Romie Oktovianus Bura, Fakultas Teknologi Pertahanan, Universitas Pertahanan.

Fakultas Teknologi Pertahanan, Universitas Pertahanan.

Robertus Heru Triharjanto, Pusat Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa, LAPAN.

Pusat Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa, LAPAN.

References

Referensi

Buku

Batubara, Harmen. 2017. Batas Laut Profil Perbatasan Indonesia. Bandung : wilayahperbatasan.com

Fleeman, Eugene L. 2001. Tactical Missile Design. Virginia: AIAA Eaducation Series.

Bureau of Naval Personnel. 1959. Principle of Guided Missile and Nuclear Weapons. Washington: U.S. Navy Training Publication Center.

Maguire, Martin, dan Nigel Bevan. 2002. User Requirement Analysis. UK

Raymer, Daniel.P. 1992. Aircraft Design: A Concept Approach. 2rd Edition. Wahington: American Institute of Aeronautics and Astronomics.

Siouris, George M. 2004. Missile Guidance and Control Systems. New York: Springer.

Jurnal

Hardjono, soegeng. 2018. “Analisa Ketinggian Gelombang yang Sesuai untuk Kapal Cepat Rudal 60 M di Perairan Indonesia”. Pusat Teknologi Rekayasa Industri Maritim – BPPT.

Muradi. 2016. “Pengelolaan Pengamanan Perbatasan Indonesia”. Universitas Padjajaran

Rachmat, N. Angga. 2018. “Tantangan dan Peluang Perkembangan Teknologi Pertahanan Global Bagi Pembangunan Kekuatan Pertahanan Indonesia”. Universitas Brawijaya.

Taryono, Ibnu Sofian, A. Rita T.. 2016. “ Analisis Panjang dan Tinggi Gelombang untuk Operasi KRI TNI – AL di Perairan Indonesia.” Jurnal Chart Datum. Volume0 2, Nomor 02.

Tanil, Cagatay, Bulent E. Platin, dan Gokmen Mahmutyaziciouglu. 2009. “External Configuration Optimization of Missile in Conceptual Design”. Journal of AIAA Atmospheric Flight Mechanics Conference.

Internet

Anonim, “Wing Design”, dalam mail.tku.edu.tw/095980/6_Wing%20Design.pdf?q, diakses pada 30 Januari 2019.

Anonim. “Missile Threat CSIS Missile Defense Project’ dalam https://missilethreat.csis.org/missile/gabriel/. Diakses pada tanggal 26 November 2018

CSIS. “Haeseong I”. Missilethreat.csis.org/missile/haeseong-1/. (diakses pada tanggal 11 Nopember 2018)

Indomiliter. 2015. Excocet MM40 Block 3: Rudal Anti Kapal High Subsonic Andalan Korvet TNI AL”, dalam https://www.indomiliter.com, diakses pada 16 Oktober 2018

Indomiliter. 2011. C-802: Rudal Penebar Maut Dari Cina”, dalam https://www.indomiliter.com, diakses pada 16 Oktober 2018.

Nur W. 2014. “Russia to Upgrade ‘Unique’ BPS – 500 Missile Ship of Vietnam”. Defense–studeis.blogspot.com: 07 April 2014, defense-studies.blogspot.com/2014/04/russia-to-upgrade-unique-bps-500. html. (diakses pada tanggal 13 Nopember 2018).

Downloads

Published

2019-10-20