Strategi Penjagaan Perbatasan Laut: Indonesia dan Filipina Dalam Mencegah Ancaman Insurjensi di Sulawesi Utara

Authors

  • Pujo Widodo Universitas Pertahanan
  • Mardi Siswoyo Universitas Pertahanan
  • Fauzia Gustarina Cempaka Timur Program Studi Peperangan Asimetris, Fakultas Strategi Pertahanan, Universitas Pertahanan

DOI:

https://doi.org/10.33172/pa.v4i2.252

Abstract

Abstrak -- Strategi penjagaan perbatasan laut Indonesia-Filipina di Kepulauan Nusa Utara selama ini pelaksanaannya dalam pencegahan, penindakan dann pemulihan belum optimal dikarenakan kurang mengidentifikasi ancaman nyata, tidak nyata dan hibrid. Penggunaan strategi yaitu pencegahan, penindakan dan pemulihan serta kerjasama mengatasi ancaman ini berupa kerjasama intelijen, diplomasi dan operasi terhambat adanya keterbatasan personel, persenjataan, perlengkapan, alat komunikasi, bahan bakar minyak dan anggaran dalam pembangunan kekuatan, kemampuan dan gelar pasukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mewujudkan strategi pencegahan ancaman insurjensi di sulawesi utara baik insurjen Filipina maupun Indonesia. Teknik analisis data menggunakan reduction, displays dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan: Pertama,  faktor ancaman insurjensi di sulawesi utara berupa ancaman nyata dari militer Filipina, ancaman tidak nyata dari insurjen Filipina dan Indonesia serta kegiatan illegal masyarakat sapi  pisang kedua negara, ancaman hybrid dari negara ketiga yang mendukung insurjensi. Kedua, strategi pencegahan melakukan tukar informasi, strategi penindakan hukum terhadap pelanggar kedaulatan dan kegiatan illegal serta penenggelaman kapal / penembakan langsung. Strategi pemulihan melakukan penjagaan terhadap pembangunan nasional dan stabilitas keamanan wilayah. Ketiga, kerjasama intelijen dengan meningkatkan peran forum kominda, kerjasama diplomasi meningkatkan diplomasi secara internasional dan nasional, kerjasama operasi dengan melakukan patroli keamanan bersama, pengiriman pendidikan, latihan dan personel yang bertugas di bawah Persatuan Bangsa – Bangsa (PBB).

Kata kunci: Strategi, Perbatasan, Ancaman dan Insurjensi.

 

Abstract -- Indonesia-Philippines marine border guarding strategy in the Nusa Tenggara Islands has been implemented in prevention, recovery and recovery has not been optimal due to lack of identifying real, unreal and hybrid threats. The use of strategies such as prevention, prosecution and restoration and cooperation to overcome these threats in the form of intelligence, diplomacy and operations are hampered by the limitations of personnel, weaponry, equipment, communication equipment, fuel oil and budget in the development of force, capability and degree of troops. The purpose of this research is to realize the prevention threat insurrency strategy in North Sulawesi, both Filipino and Indonesian insurers. The results of this study conclude: First, insurrection threat factor in north Sulawesi in the form of real threat from the philippine military, the unreal threats of philippine and Indonesian insurers as well as the illegal activity of banana cattle community of both countries, hybrid threat from third countries that support insurrency. Second, prevention strategies for information exchange, legal action strategies against sovereign offenders and illegal activities as well as sinking of ships / direct shootings. The recovery strategy safeguards national development and regional security stability. Third, intelligence cooperation by enhancing the role of the forum of kominda, diplomacy cooperation to increase diplomacy internationally and nationally, cooperation cooperation by conducting joint security patrol, delivery of education, training and personnel under UN duty.

Keywords: Strategy, Border, Threat and Insurgency.

Author Biographies

Pujo Widodo, Universitas Pertahanan

Universitas Pertahanan

Mardi Siswoyo, Universitas Pertahanan

Universitas Pertahanan

Fauzia Gustarina Cempaka Timur, Program Studi Peperangan Asimetris, Fakultas Strategi Pertahanan, Universitas Pertahanan

Program Studi Peperangan Asimetris, Fakultas Strategi Pertahanan, Universitas Pertahanan

References

Daftar Pustaka

Arikunto, Suharsini. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Prineka Cipta

Huala, Adolf, 2010, Aspek-Aspek Negara dalam Hukum Internasional, Bandung, Keni Media

Irawan, Prasetya. (2006). Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Untuk Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta: DIA FISIP UI

Kelsen, Hans, (1956), Principles of International Law, New York: Rinehart & Co

Miles, D. (2004, 3 16). Halabaja Revisited After 16 Years. U.S Dept. of Defense.

Moleong, L.J. (2004). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remadja Rosdakarya

Nasution, S. (2003). Metode Research. Jakarta: PT. Bumi Aksara

Sudarto. (1997). Metodologi Penelitian Filsafat. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2018-08-30

How to Cite

Widodo, P., Siswoyo, M., & Timur, F. G. C. (2018). Strategi Penjagaan Perbatasan Laut: Indonesia dan Filipina Dalam Mencegah Ancaman Insurjensi di Sulawesi Utara. Peperangan Asimetris (PA), 4(2). https://doi.org/10.33172/pa.v4i2.252

Most read articles by the same author(s)